Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, Kelompok 52 Gelombang 5 yang beranggotakan Widya Rini, Lidya Afriva, Nanda Wuri, Annisa Putri, dan Syafira Audahani. Mengadakan psikoedukasi mengenai kemampuan adaptasi dan juga keterbukaan pada lingkungan baru, yang diberikan kepada anak-anak di Yayasan Panti Asuhan As Salaam Shobuur yang bertempat di Jl. Taman Sengkaling I Blok B1 No. 1, Jetak Lor, Mulyoagung, Kec. Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan Fath Mashuri, S.Psi., M.Psi.
Psikoedukasi yang dilaksanakan pada tanggal 02 Juli 2022, disampaikan langsung oleh Nanda Wuri dan Syafira Audahani ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dan keterbukaan anak-anak panti pada lingkungan baru.
Kemampuan beradaptasi merupakan kemampuan individu untuk menyesuaikan diri, bergaul, dan membaur dengan lingkungannya. Dalam hal ini, individu mampu menghadapi berbagai tuntutan yang diberikan oleh diri sendiri ataupun didapatkan dari lingkungan, sehingga terdapat keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan terhadap dirinya dan mendapatkan hubungan yang baik dengan lingkungan sekitarnya. Kemampuan beradaptasi tiap anak tentunya berbeda antara satu individu dengan individu lainnya, ketika individu mampu menyesuaikan dirinya dengan perubahan yang baru dan mampu terbuka pada lingkungannya, maka dapat dikatakan bahwa individu tersebut mampu menerima perubahan tersebut. Namun, ketika individu kurang memiliki kemampuan tersebut, maka individu akan sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungannya dan dapat menjadikan individu menjadi kurang terbuka dan kurang peduli terhadap sekitarnya.
Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk beradaptasi dengan lingkungan, pertama yakni dengan mendengarkan orang lain dengan baik, membuat kesan yang baik, seperti ramah, murah senyum, berempati, berpikiran terbuka, sikap menghargai, dan tentunya sikap percaya diri.
Dengan adanya kegiatan psikoedukasi ini diharapkan dapat membantu mereka untuk lebih peka dan peduli pada lingkungan sekitarnya, dan kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk rasa kepedulian mahasiswa untuk dapat memberikan pengetahuan yang berguna bagi masyarakat khususnya anak-anak di Panti Asuhan As Salaam Shobuur.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Beasiswa Tak Dibayar sejak 2020, Ikatan Mahasiswa Papua Lapor ke Ombudsman
-
7 Tipe Mahasiswa saat Mengerjakan Skripsi, Kamu yang Mana?
-
Gokil! Mahasiswa Indonesia Pakai Seragam SMA Buat ke Kampus di Belanda: Pada Bilang Bagus
-
BNPT: Kegiatan Keagamaan di Lingkungan Kampus Kerap Digunakan Jaringan Teroris untuk Menarik Simpatisan
-
Demo Tolak RKUHP di Kalsel, Mahasiswa Bawa Nisan dan Keranda: Kemana yang Katanya Wakil Rakyat
News
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?