Saat merayakan hari kemederkaan Indonesia, biasanya di setiap daerah diadakan pesta hingga lomba. Acara tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustusan. Beragam jenis lomba hingga tradisi digelar oleh seluruh masyarakat.
Pada acara lomba, biasanya diikuti oleh anak-anak hingga dewasa. Jenis lomba yang diadakan pun cukup beragam. Biasanya, ketika anak-anak yang menjadi perserta lomba sering terjadi hal-hal yang lucu. Apalagi tingkah bocah yang masih polos, bisa bikin seluruh warga tertawa terbahak-bahak.
Pernahkah kamu melihat seorang bocil yang mengikuti lomba balap karung dengan gaya yang unik? Pada video viral yang diunggah oleh akun @jakarta.keras via Instagram, menampilkan seorang bocah yang mengikuti lomba balap karung dengan cara yang unik.
Aksi bocil yang rol depan saat balap karung
Di video tersebut menampilkan lima orang bocil yang mengikuti lomba balap karung. Kelima bocah tersebut harus melompat sambil jongkok. Lucunya, mereka menggunakan karung goni agar menyulitkan mereka ketika melompat. Mereka juga terlihat memakai helm yang membuatnya semakin lucu.
Uniknya, ketika keempat bocil lain mengalami kesulitan ketika lompat, ada satu bocil yang malah menggunakan cara unik untuk memenangkan lomba tersebut. Bocil tersebut malah melakukan gerakan rol depan.
Bocil tersebut memutar badannya dengan kepala sebagai tumpuannya. Bocil terebut terlihat sangat luwes ketika melakukan gerakan tersebut. Gerakan tersebut membuatnya meninggalkan keempat bocil dan memimpin lomba tersebut.
Melihat bocil yang melakukan rol depan, keempat pesertanya pun tidak mau kalah. Keempat bocil tersebut malah berguling untuk menyusul bocil yang mempin lomba tersebut. Melihat kelima bocil yang kocak, membuat warga yang meilhatnya tertawa terbahak-bahak.
Bocil yang melakukan gerakan rol depan tersebut hampir memanangkan lomba. Tapi sayang, saat mendekati garis finish, dia terjatuh. Sepertinya bocil tersebut pusing setelah melakukan rol depan terus menerus.
Keempat bocil yang dibelakangnya hampir menyusul bocil tersebut yang masih pusing. Bocil yang jatuh langsung bangkit dan melanjutkan lombanya. Akhirnya, bocil itu menjuarai lomba balap karung dengan teknik rol depannya yang kocak.
Aksi kocak mereka pun mendapatkan beragam reaksi dari warganet.
“IQ 999999+” ucap salah satu warganet.
“Yakin gak puyeng?” ucap warganet lainnya.
Video tersebut pun menggambarkan warga Indonesia yang sangat bahagia dalam mengikuti perlombaan dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga
-
5 Tips Sederhana agar Kamu Bisa Membaca dengan Fokus, Segera Terapkan!
-
5 Cara agar Orang Lain Betah Ngobrol Sama Kamu, Terapkan!
-
5 Tips agar Kamu Mendapatkan Pasangan yang Berkualitas
-
So Sweet! Tingkah Bule Ini Bikin Warganet Baper saat Makan Mie
-
4 Hal yang Akan Terjadi Ketika Kamu Serius Menggapai Mimpi, Siap Kesepian!
Artikel Terkait
-
Aksi Sadis Brigjen NA Bunuh Hewan, Kucing-kucing di Sesko TNI Ditembak Mati Pakai Senjata Angin
-
Bikin Iri, Ayah Ini Suapi Sang Putri yang Sudah Remaja Saat Naik Kereta Api
-
Terungkap! Pelaku Tembak Mati Kucing di Sesko TNI Berpangkat Brigadir Jenderal, Dalihnya Demi Kebersihan
-
Heboh, Driver Ojol Diduga Bawa Senapan, Warganet Deg-degan: Lagi Nyamar Jangan Disapa
-
Kasus Kucing Mati Tertembak Di Sesko Bandung, DPR Minta Mabes TNI Usut Dan Hukum Pelaku
News
-
Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan
-
FESTVENT VOL.3 2026 Hadir Kembali, Usung Tema 'Own the Street, Own the Game'
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
Terkini
-
Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG
-
Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Menelisik Pameran 'On Equal Grounds": Saat Hierarki di Dunia Seni Diruntuhkan