Konsep pernikahan pengantin berbeda-beda. Ada yang mengikuti adat, hobi, bahkan keduanya, layaknya pengantin berikut.
Pengantin asal Malaysia ini sukses menggemparkan publik lantaran keduanya menggelar pesta pernikahan yang mengusung konsep anti-mainstream. Keduanya sepakat mengenakan baju pengantin ala pembalap. Bahkan kursi pelaminannya pun menggunakan kursi pembalap.
Usut punya usut, alasan mengapa keduanya mengusung tema otomotif dalam acara pernikahannya hobi otomotif. Ternyata, pengantin laki-laki sangat gemar terhadap mesin mobil sejak kecil.
Dalam beberapa foto yang beredar, terlihat sejoli ini sedang berpose mesra di atas pelaminan tempat menikah. Tampak pula momen ketika sejoli ini berfoto dengan para tamu undangan yang datang.
Pasangan suami istri ini tampak mengenakan wearpack. Si pria mengenakan wearpack warna hitam, sedang si wanita mengenakan wearpack warna putih.
Agar terlihat seperti pengantin, wanita tersebut tetap memakai suntiang di atas kepalanya. Juga tak lupa sepatu high heels miliknya.
Mengutip dari mStar, pengantin pria yang diketahui bernama Irwan menjelaskan kisah di balik konsep pernikahan uniknya.
"Sejak berumur 15 tahun, saya mulai bekerja dan bertekad untuk mahir dan memiliki bengkel sendiri. Banyak waktu yang dihabiskan untuk mempelajari seluk beluk perbaikan mesin sampai saya bisa membuka bengkel sendiri, sekarang sudah delapan tahun," kata Irwan seperti dikutip dari BeritaHits melalui mStar pada Senin (17/10/22).
Meskipun mengusung konsep pernikahan yang begitu unik, keduanya mengaku tidak melupakan adat istiadatnya. Irwan dan sang istri mengaku melaksanakan upacara pernikahan pada 1 Oktober lalu. Keduanya sempat mengenakan baju adat daerahnya.
Setelah mengenakan pakaian adat, keduanya baru berganti menggunakan pakaian ala pembalap.
"Pada upacara saya juga ada empat pasang baju termasuk satu baju adat dari jam 10 pagi sampai jam 12 siang. Kami kemudian berganti pakaian balap selama empat jam," terang Irwan.
Kepada mStar, Iwan juga menjelaskan bahwa dekorasi di pelaminannya merupakan hasil kreatifitas dari kakak-kakaknya.
Baca Juga
-
Kejujuran Mi Ayam dan Kepalsuan Harga Ramen: Sejak Kapan Rasa Kalah oleh Layar Ponsel?
-
Berhenti Terjebak di Gedung Gersang: Saatnya Merasakan Manfaat Berteduh di Bawah Pohon Rindang
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!
-
6 Parfum Pria yang Wanginya Seperti Cinta Pertama: Awet dan Tak Mudah Hilang
-
Begadang Demi Tugas Bukanlah Prestasi, Itu Adalah Bentuk Kezaliman
Artikel Terkait
-
Dikabarkan Sudah Bagi-Bagi Undangan Tunangan, Kiky Saputri Segera Menikah?
-
Viral! Joget di Tengah Jalan , Bule Ini Diamankan Petugas Salpop PP
-
Heboh Pengendara Motor Tanpa Helm dan Lampu Belakang Mati, Jalan Santai di Tol Japek
-
Dilarang Bawa Pacar, Pria Ini Tak Sudi Datang ke Acara Pernikahan Saudarinya Sendiri
-
Sebut Persenjataan Indonesia Sangat Mencemaskan, Mahfud MD: Saya Sudah Menghitung Bareng Pak Prabowo
News
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik
-
Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
Terkini
-
Kejujuran Mi Ayam dan Kepalsuan Harga Ramen: Sejak Kapan Rasa Kalah oleh Layar Ponsel?
-
Berhenti Terjebak di Gedung Gersang: Saatnya Merasakan Manfaat Berteduh di Bawah Pohon Rindang
-
6 Parfum Pria yang Wanginya Seperti Cinta Pertama: Awet dan Tak Mudah Hilang
-
Begadang Demi Tugas Bukanlah Prestasi, Itu Adalah Bentuk Kezaliman
-
Hujan di Parangtritis: Ketika Perjalanan Tak Sesuai Rencana Justru Memberi Cerita