Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selalu tampil sederhana saat kunjungan di manapun. Bahkan pria bernama Basuki Hadimuljono itu kerap menjadi perbincangan masyarakat.
Pertemuan KTT G20 yang diselenggarakan di Bali Basuki tampil berbeda dari sedia kala. Tampak dirinya sedang asyik menyalurkan hobi fotografer di depan presiden Amerika Serikat Jo Biden.
Aksi kocak Menteri era Presiden Jokowi itu menumbuhkan buah bibir dan kekaguman di masyarakat. Bahkan tak selang lama aksi fotografer Basuki langsung menanjak viral di Twitter.
Siapa sebenarnya sosok Basuki Hadimuljono sang menteri yang memiliki hobi fotografer? Berikut profil dan rekam jejak Basuki Hadimuljono.
Pernah mengenyam pendidikan di United States Amerika (USA)
Dilansir dari situs resmi Kementerian PUPR Basuki Hadimuljono kelahiran Surakarta 1954 silam. Pria berambut putih itu memiliki rekam jejak pendidikan di luar negeri.
Pantas saja Jokowi mengangkat Basuki jadi menteri PUPR. Dimulai tahun 1979 Basuki lulus pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kemudian dirinya rela meninggalkan Indonesia demi menjalani pendidikan Master of Science, Civil Engineering Colorado State University, USA hingga tahun 1989.
Langkah pendidikan Basuki kemudian berlanjut di Doctor of Philosophy, Civil Engineering, Colorado State University, USA hingga tahun 1992.
Basuki Pernah Pegang 10 Jabatan
Meniti karier mulai tahun 1981 Basuki memegang 10 jabatan hingga sekarang. Di antaranya adalah Proyek Pengembangan Air Tanah Jawa Tengah (1981-1984).
Kemudian proyek Pengembangan Air Tanah Nusa Tenggara Timur (1985-1993). Lalu, Pimpro Induk Pengelolaan Wilayah Sungai (PWS) Ciliwung Cisadane (2000-2001).
Direktur Wilayah Tengah, Ditjen Sumber Daya Air (2001-2002). Kepala Biro Perencanaan & Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal (2002-2003).
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (2003-2005). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (2005-2007). Inspektur Jenderal (2007-2013).
Sebelum Menteri era Jokowi, Basuki menjabat Direktur Jenderal Penataan Ruang (2013-2014). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2014-Sekarang).
Pegang Enam Tugas Khusus Nasional
Dalam kariernya yang tak lepas dari dunia infrastruktur basuki memegang beberapa tugas khusus Nasional diantaranya Deputi Operasi Pengembangan Lahan Gambut (PLG ) 1 Juta hektar di Kalimantan Tengah (1997 – 1998)
Kemudian, Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh (2004 - 2005). lalu,Ketua Tim Independen Penanggulangan Kerusakan Jalan Tol Purbaleunyi (2006).
Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua (2006), Basuki nuga menjadi Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (2006 - 2007). Terakhir, Penanggung Jawab Infrastruktur Asian Games 2018 (2015 - 2018).
Itu tadi secarik profil dan rekam jejak Menteri PUPR Basuki yang kini menjadi sorotan akibat ulah kocaknya saat di KTT G-20 di Bali.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Disebut Provokator G20 oleh Akun Bodong, Ketua BEM Universitas Udayana Buka Suara
-
Dua Presiden Saksikan Uji Coba Kereta Cepat Jakarta - Bandung
-
Bukti Jokowi Serius Ingin Jadi Aktivis Lingkungan, Ajak Pemimpin Dunia Tanam Mangrove di Bali
-
Ketua BEM Udayana Angkat Bicara Tanggapi Tuduhan Disebut Provokator G20
-
Kenapa Tidak Pilih Stadion Patriot Bekasi? Shin Tae-yong Minta Bali Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF
News
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan