Beredar di media sosial, sebuah klaim yang menyebut kata "KADRUN" merupakan sandi dari PKI, untuk menargetkan umat Islam dibunuh.
Klaim tersebut beredar di Twitter, dicuitkan oleh akun Twitter @2019_gerdapri".
Akun itu mengunggah sebuah video baku tembak yang disertai narasi bahwa kata “kadrun” merupakan sandi dari PKI untuk menargetkan umat muslim untuk dibunuh.
Berikut narasinya:
“Setelah tahu bahwa kata “kadrun” adalah sandinya PKI yg sedang menarget umat muslim untuk dibunuh, sekarang istilah KADRUN jadi tidak populer! ”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id - jaringan Cek Fakta Suara.com, klaim yang menyebut kata "KADRUN" merupakan sandi PKI yang menargetkan umat muslim untuk dibunuh, itu salah.
Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam menjelaskan istilah kadrun, baru muncul setelah Pilkada DKI 2012 hingga Pilpres 2019, setelah munculnya istilah kampret dan cebong. Istilah kadrun belum ada saat era PKI masih ada.
Selain itu sumber serupa juga pernah dibahas oleh turnbackhoax.id dengan judul “Kadrun adalah sebutan PKI tahun 1960an pada umat Islam sebagai musuhnya.” pada 29 Juni 2022.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Kata “KADRUN” Merupakan Sandi Dari PKI Untuk Menarget Umat Islam Untuk Dibunuh adalah keliru, dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Tag
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam