Kang Dedi Mulyadi sedang berkunjung ke wilayah-wilayah sebagai bentuk touringnya.
Kali ini, Kang Dedi Mulyadi sedang mengecek warung-warung penjual miras ilegal.
Kang Dedi ngobrol juga berkesempatan mengobrol dengan anggota satpol PP untuk berbagi pengalaman cara membongkar atau menindak warung tersebut.
Saat pengecekan, Kang Dedi tiba-tiba didatangi oleh korban tabrak motor di wilayah Segalehang dekat perkebunan sawit.
Baca Juga: Geger Perempuan Ngaku Ratu Adil Imam Mahdi, 'Ramal' Dunia Bakal Hancur
Tiba-tiba saja ada nenek yang masih terlihat cantik menggendong bayi langsung meminta tolong ke Kang Dedi.
"Tolong pak, mobil ditabrak," kata nenek tesebut yang mengaku baru pulang dari Bogor bersama cucu dan menantunya.
"Yang ditbrak mana?" tanya Kang Dedi yang langsung menuju tempat kejadian perkara.
Di sana, Kang Dedi melihat mobil hanya penyok sedikit di bagian belakang.
"Masalahnya Bu, ibu yang punya mobil dan ketabrak ke panggil saya? Untung ibu sudah bawa cucu," canda suami dari Anne Ratna Mustika itu untuk mencairkan suasana.
Baca Juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar? Berikut Kesaksian Baradha E di Rumah Bangka
Selanjutnya, Kang Dedi menghampiri pengendara motor Beat yang menabrak mobil nenek itu. Anak baru gede yang masih berusia 19 tahun dan mengaku tidak memiliki SIM hanya bisa terdiam.
Kakinya luka dan dia terus menundu. Di tengah persebatan soal ganti rugi biaya perbaikan mobil, ABG tersebut ditanya Kang Dedi.
Jika biaya perbaikan mobil mencapai Rp 1,5 juta, dirinya mau tidak untuk mencicil. Sebab, itu adalah bentuk tanggungjawab.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Sholat Berjamaah di Dalam Stadion saat Piala Dunia 2022 Qatar, Benarkah?
Pemuda itu pun mengangguk tanda setuju. Mengingat, penghasilannya hanya Rp 80 ribu per hari. Kang Dedi lantas mengeluarkan dompet dan membayar biaya servis mobil sebesar Rp 1,5 juta.
"Saya kembalikannya kemana pak?" tanya pemuda itu. "Di kotak amal mushola," sahut Kang Dedi yang tangannya langsung dicium pemuda tersebut.
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
-
Tak Hadir di Sidang Cerai, Anne Ratna Mustika Malah Pamer Foto Bareng Pria Ini
-
Lain Dulu Lain Sekarang, Viral Video Anne Ratna Mustika Cerita Awal Pernikahan Bersama Dedi Mulyadi, Puja Puji ke Suami yang All Out Bekerja
-
Kompak! Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi Tak Hadir di Sidang Cerai
-
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Putuskan Tak Hadir di Sidang Cerai, Tapi Pilih Ketemu Sosok Ini
-
Kang Dedi Mulyadi Pantas Dijuluki Problem Solver, Nenek Cantik Gendong Cucu Minta Tolong
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam