Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sudah resmi menjadi pasangan suami istri setelah menggelar akad nikah, Sabtu (10/12/2022). Secara otomatis orangtua Erina Gudono telah menjadi besan dari Presiden Jokowi.
BACA JUGA: Bocil Kaos Kutang Ini Bikin Kaesang Pangarep Kepergok Ngomel Saat Prosesi Siramannya
Jika semua anggota keluarga Presiden Jokowi dari istri, anak, menantu, hingga cucu sudah diketahui oleh publik. Namun, publik belum banyak yang mengetahui tentang anggota keluarga Erina Gudono.
Yoursay.id merangkum profil orangtua, dua kakak, serta adik perempuan Erina Gudono. Yuk simak artikel berikut ini.
Ayah Erina Gudono
Ayah Erina Gudono yakni Prof. Dr. H. Mohammad Gudono, MBA, Akt, PhD lahir di Semarrang 26 Mei 1963. Beliau berkecimpung di dunia pendidikan.
Riwayat pendidikan ayah Erina Gudono yakni lulusan sarjana Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Master Accounting of Murray State University di Kentucky, Amerika Serikat, dan Doctor, Economics, Temple University, Amerika Serikat.
Professor Gudono merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada. Beliau mengabdikan diri sebagai dosen di UGM selam 25 tahun.
Professor Gudono pernah menjabat di BKR RI serta Ketua Program Sarjana Akuntansi FEB UGM. Beliau meninggal dunia pada 23 Juli 2016 lalu.
Ibu Erina Gudono
Sofiatun Gudono lahir di Kediri 10 Februari 1964. Ibu Erina Gudono mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Islam Indonesia dan Universitas Gajah Mada.
Gelar Magister disabetnya di Universitas Gajah Mada. Beliau melanjutkan pendidikan di bidang akuntansi di Murray State College, Amerika Serikat.
Gelar pendidikan yang didapat ibu Erina Gudono yakni Dra. Sofiatun Gudono M.Si, Akt. Profesi dari Sofiatun Gudono adalah rektor sekaligus dosen di STIE Mitra Indonesia.
Dua Kakak Erina Gudono
BACA JUGA: Gemasnya Jan Ethes Sukses Jadi Jubir Pernikahan Kaesang Gantikan Sang Ayah Gibran
Erina Gudono adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Dua kakak Erina masih sendiri sehingga saat menjelang pernikahan calon istri Kaesang Pangarep ini memohon izin untuk melangkahi mereka.
Kakak laki-laki Erina yaitu Allen Adam Rinaldy Gudono yang juga sebagai wali nikah sang adik. Allen Gudono lahir di Amerika 7 Agustus 1991.
Ia merupakan lulusan sarjana Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta. Ia melanjutkan pendidikan di HS Nordhausen dan Goethe University Jerman.
Allen Gudono sekarang diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kota Yogyakarta. Sementara, kakak perempuan Erina yaitu Nadya Gudono.
Ia adalah alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada. Ia kini bekerja sebagai manajer di salah satu Bank BUMN.
Adik Erina Gudono
Adik perempuan Erina Gudono bernama Shania Sofia Gudono. Ia mahasiswi angkatan tahun 2018.
Saat ini Shania sedang menempuh pendidikan di program studi Politik dan Pemerintahan, Universitas Gajah Mada.
Tag
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam