Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Joko Widodo telah resmi melantik Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang baru pada 19 Desember 2022.
Sebagai calon tunggal, Laksamana TNI H. Yudo Margono, S.E, M.M, C.S.F.A resmi menggantikan Andika Perkasa. Sebelum diangkat menjadi Panglima TNI, Yudo Margono merupakan militer TNI AL yang memiliki segudang prestasi.
Yudo Margono lahir di Madiun, 26 November 1965 dan telah berusia 57 tahun. Beliau merupakan lulusan Akadami Angkatan Laut (AAL) pada 1988.
Yudo Margono juga pernah mengenyam bangku kuliah dengan S1 Pendidikan Ekonomi Manajemen pada 2014 kemudian melanjutkan S2 Manajemen. Sejak tahun 1988, Yudo Margono telah menyabet 19 jabatan di 8 tempat yang berbeda.
Saat awal-awal kelulusan dari AAL di 1988, Yudo Margono mendapatkan kepercayaan sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332. Setelah itu, beliau dipercaya untuk menjabat berbagai posisi penting di dunia TNI khususnya Angkatan Laut.
Pada tahun 2018 saat menjabat sebagai Panglima Komando Armada I wilayah laut Indonesia Barat, Yudo bersama timnya berhasil menemukan kotak hitam Lion Air di Karawang, Jawa Barat.
Kemudian pada tahun 2020, saat menjabat menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Yudo Margono mampu meredamkan ketegangan wilayah Natuna dampak kapal Nelayan.
Ia kemudian menjadi calon tunggal Panglima TNI sesuai rotasi matra. Yudo Margono memenuhi prinsip keterwakilan matra karena belum ada matra laut yang jadi panglima selama periode Jokowi.
BACA JUGA: Mengenal Hasan Basry, Panglima Letkol TNI Angkatan Darat Divisi Lambung Mangkurat
Beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh Yudo Margono adalah:
- Bintang Dharma
- Jalasena Utama
- Kartika Eka Paksi Utama
- Swa Bhuwana Paksa Utama
- Bhayangkara Utama
- Jalasena Naraya
- Pingat Jasa Gemilang - Tentera
- Honorary Member of The Order of Australia (Military Division)
Kemudian, beberapa brevet yang diraih oleh Yudo Margono adalah sebagai berikut:
- Brevet atas air
- Brevet selam TNI AL
- Brevet kavaleri Marinir kelas I
- Brevet Hiu kencana
- Brevet Kopaska
- Brevet Wing penerbang TNI AU
- Wing penerbal
Sedangkan dalam kehidupan pribadi, Yudo Margono memiliki seorang istri bernama Veronica Yulis Prihayati yang merupakan Ketua Umum Jalasenastri. Pasangan ini memiliki 3 anak yaitu Narendi Wira Yoga, Ditya Wira Adibrata dan Noval Wira Abiyuda.
Nah, itulah tadi profil dari Yudo Margono, Panglima TNI baru yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Pelantikan Panglima TNI telah dilaksanakan pada 19 Desember 2022 lalu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
All England 2025, Peluang Tunggal Putra Sabet Gelar Juara Bertahan?
-
Mundur All England, Anthony Ginting Terancam Keluar Top 20 Dunia
-
Deretan Film Terbaik Junior Roberts, Terbaru Bareng Adhisty Zara di Jepang!
-
Pemain Kelas Atas, Viktor Axelsen Buat Kejutan di German Open 2025
-
Kesempatan Dua Turnamen Super 300, PBSI Justru Tarik Mundur Verrel/Pitha
Artikel Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Analis Sebut Jokowi Masuk Daftar Musuh Megawati, Sulit Keduanya untuk Berlebaran
-
Ketua Joman Soal Peluang Jokowi Berlebaran ke Megawati: Ini Momennya Bersilaturahmi
-
Momen Lebaran, Jokowi Video Call Ma'ruf Amin: Warganet Tagih Silaturahmi ke Megawati!
-
Pemerintah Lakukan Pengamanan Kegiatan Salat Idul Fitri dan Lokasi Rawan Bencana
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya