Budayawan Emha Ainun Najib atau yang lebih dikenal dengan nama Cak Nun belakangan menjadi bahan perbincangan warganet. Hal ini tak lepas dari statemennya yang kontroversial dan memantik kemarahan publik.
Sepertimana yang terdapat dalam sebuah video unggahan akun Twitter @putrisakera, sang pemilik akun mengunggah video berisikan ceramah Cak Nun yang mengandung kontroversi. Dalam potongan video berdurasi 58 detik tersebut, tokoh sentral jamaah maiyah tersebut kedapatan tengah memberikan ceramah seperti biasanya.
BACA JUGA: Desain Pesawat Lion Air Bikin Netizen Heboh, Bisa Mengambang di Air?
Namun sayangnya, berbeda dengan ceramah Cak Nun yang selama ini membuat teduh, ceramah kali ini sarat dengan statemen-statemen negatif yang ditujukan kepada sosok Presiden Joko Widodo.
"Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi. Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga. Terus Haman yang namanya Luhut," ujar Cak Nun dalam potongan video tersebut.
"Cak Nun Menyebut Jokowi sebagai Fir’aun, Anthony Salim Qorun, dan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) Haman! Pernyataan ini sudah pasti membuat gerah para kaum BuzzerRp dan Cebonger," tulis akun @putrisakera melengkapi unggahannya tersebut.
Jelas saja apa yang diucapkan oleh Cak Nun tersebut memantik amarah para warganet. Bahkan tak sungkan-sungkan, mereka yang dulunya begitu menghormati sosok Cak Nun kini menjadi berbalik dan antipati terhadap beliau.
Tak sedikit pula dari warganet yang menuduh Cak Nun kini bukan lagi sosok yang netral, dan memihak ke salah satu pihak yang menjadi oposisi dalam pemerintahan.
Selain itu, dari beragam komentar yang dituliskan oleh para pengguna Twitter, tak sedikit pula yang membela tokoh karismatik tersebut dan menjelaskan bahwa yang bersangkutan telah meminta maaf secara terbuka.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Anies Baswedan Berikan Dana APBD Rp 63 Miliar untuk Istrinya, Benarkah?
"Modal kebencian saja, hatinya kotor, Jokowi masuk muslim berpengaruh di dunia. Habib Luthfi juga dekat Jokowi, Habib Luthfi juga dinobatkan sebagai muslim berpengaruh di dunia. Gak suka mungkin hatinya kotor," komentar akun @mikiroooo***.
"Mbak... Cak Nun dah klarifikasi dan mohon ampun sama Allah serta minta maaf. Terus sampeyan masih bangga dengan kegagalan Cak Nun dalam berpola pikir. Coba dech update informasi yang mbak @putrisakera terima. Sakera itu nama besar loh mbak. Berani dan benar," balas akun twitter @DewaBis*** mengingatkan sang pengunggah.
"Iya dikatakan Firaun tapi sudah masuk Ka'bah. Coba yg konslet itu siapa?" timpal akun @sutiyo19670***.
"Ohhhhh pantas sih Cak Nun benci Jokowi. Antek Soeharto, dulu sering keluar masuk istana waktu Soeharto berkuasa," komentar akun @bangJac76387*** mengkilas balik masa lalu Cak Nun.
Semoga teman-teman pembaca mampu menyikapi kejadian ini dengan dewasa ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
19 Tahun Terbengkalai, Jokowi Minta Agar RUU PPRT Segera Disahkan!
-
Warganet Heran Mas Wali Sabar Hadapi Penghina Jokowi, Gibran: Santai Bang, Dimaafkan Saja
-
Mereka Membela Jokowi dan Serang Balik Emha sampai Video Cak Nun Kesambet Keluar
-
Denny Siregar Tertawakan Cak Nun Ngomong Politik: Orang Juga Kan Harus Cari Makan
-
Berikan Pengarahan ke Pimpinan Kemhan, Jokowi: Pentingnya Menjadi Orkestrator Semua Informasi Intelijen
News
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!