Emha Ainun Najib atau dikenal dengan Cak Nun sebelumnya menuai kontroversi publik lantaran menyebut Presiden Joko Widodo Firaun. Ia sudah meminta maaf atas pernyataannya menyebut Jokowi Firaun.
Usai pernyataannya menyebut Jokowi Firaun, kini pernyataan lawas Cak Nun menyebut Gajah Mada muslim jadi sorotan. Melansir dari unggahan akun Twitter @Ajiek_Dewa78 membagikan ulang video lawas Cak Nun menyebut Gajah Mada muslim.
"Piye to iki... Gajah Mada Muslim?" tulis pemilik akun tersebut dalam keterangan unggahannya pada 23 Januari 2023.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Bikin Lawan Ketar-ketir Megawati Usung Gibran-Ganjar 2024, Benarkah?
Video berdurasi 45 detik ini memperlihatkan Cak Nun sedang mengisi sebuah acara. Ia di sini mengatakan kalau Gajah Mada seorang muslim hingga menyebut Hayam Wuruk merupakan anak dari Gajah Mada.
"Wis pek'en kabeh slim (emoji tertawa). Gajah Mada adalah muslim dan Hayam Wuruk adalah anak Gajah Mada? Inilah kisah dari Cak Nun," tulisan dalam video.
Cak Nun semula membahas tentang Gajah Mada yang enggan menjadi raja Majapahit. Namun, Gajah Mada memilih memberikan tahta kerajaan untuk Hayam Wuruk yang disebut Cak Nun adalah anak Gajah Mada.
"Pengorbanan Gajah Mada apa? Gajah Mada kalau mau dia jadi raja loh, Majapahit. Tapi dia rela tidak menjadi raja Majapahit, cukup anaknya yaitu Hayam Wuruk," ucap Cak Nun dikutip Yoursay.id Selasa (24/01/2023).
"Tapi belum ada yang tahu kalau Hayam Wuruk itu anaknya, itu saya rahasiakan. Ahli sejarah tidak perlu mengakui itu," sambungnya diringi suara gelak tawa penonton.
BACA JUGA: Tak Disangka, Sarwendah Malam-malam Lakukan Perhatian Spesial Ini Pada Betrand Peto
Cak Nun kemudian mengatakan soal Gajah Mada yang disebutnya seorang muslim bahkan memiliki pondok pesantren.
"Dia itu siapa? Gajah Mada itu luar biasa, dia seorang muslim yang sangat taat. Usianya hampir 200 tahun bahkan salah satu anak Brawijaya terakhir itu diangkat anak di pesantren Gajah Mada ketika dia sudah menjadi seorang syeh," ujar Cak Nun.
Cuplikan video pernyataan Cak Nun menyebut Gajah Mada Muslim menuai sorotan netizen.
"Aku baru menyadari walau terlambat, ternyata cak nun sering kesambet (emoji kaget dan tertawa)" komentar netizen.
"Wis gak iso dodolan puisi dadi banting setir dodolan hoax. Ngarep, sopo ngerti ono wong goblok sing gelem tuku hoax (Sudah tidak bisa jualan puisi jadi banting setir jualan hoaks. Berharap, siapa tahu ada orang bodoh yang mau beli hoaks)" tanggapan yang lain.
"Itulah enaknya ceramah di depan orang-orang yang malas berfikir, bisa bebas ngomong apa saja," sindir lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
Artikel Terkait
News
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?
-
Di Balik Jendela TransJakarta: Ada Cerita Perjuangan yang Sering Kita Lewatkan
-
Paradoks Transportasi Jakarta: Penumpang Naik Pesat, Kenapa Macet Makin Parah?
-
In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!