Uang ratusan juta berhasil dibobol oleh seorang tukang becak di Surabaya. Tukang becak yang diketahui bernama Setu ini berhasil membobol salah satu rekening nasabah BCA.
Tentu saja aksi tukang becak satu ini mencengangkan masyarakat. Banyak yang heran mengapa pihak bank sendiri tidak sadar dengan hal ini, padahal jumlah uang yang diambil tidak sedikit.
Berdasarkan sumber dari Suara.com, jumlah uang yang berhasil diambil oleh Setu adalah sebesar Rp320 juta. Ia diketahui mengambil uang tersebut melalui salah satu cabang BCA di Surabaya.
BACA JUGA: Tak Segan Habisi Balita, Berikut 6 Fakta Kasus Serial Killer Wowon Cs
Dirangkum dari Suara.com, berikut ini adalah beberapa fakta tentang pembobolan rekening nasabah BCA yang sukses menarik perhatian banyak orang.
1. Setu disuruh oleh orang lain
Fakta pertama adalah Setu ternyata tidak bergerak sendiri. Ia di suruh oleh orang lain, tepatnya Thoha. Thoha sendiri merupakan anak kos tempat Muin tinggal. Muin merupakan nasabah pemilik rekening BCA yang berhasil dibobol oleh Setu.
2. Thoha mengelabui Setu dan Petugas Bank
Thoha mengatakan kepada Setu bahwa rekening tersebut adalah milik ayah Thoha yang sedang sakit, sehingga ia meminta tolong Setu untuk mengambilkan uangnya di bank. Thoha bahkan sampai mengetahui password atau PIN dan tanda tangan Muin untuk mengelabui Setu serta pihak bank.
3. Pihak Bank Sempat Terkecoh dan Tidak Tahu
Perawakan Muin dan Setu yang memang mirip membuat teller BCA tempat Setu mengambil uang tersebut terkecoh. Ditambah dengan Setu yang menggunakan masker, membuat teller tersebut percaya begitu saja dan melayani dengan sigap terkait kebutuhan Setu untuk menarik sejumlah uang yang tidak sedikit itu.
BACA JUGA: Pacar Wulan Guritno Pamer Foto Basah-Basahan, Netizen: Halalin, Jangan PHPin
4. Uang Muin Sebenarnya untuk Istrinya Berobat
Muin yang saat itu meninggalkan dompet dan rekeningnya di rumah pun akhirnya sadar bahwa rekening dan uangnya telah hilang. Padahal, uang tersebut akan ia gunakan untuk biaya pengobatan istrinya. Hal ini diakui oleh anak Muin sendiri, Dewi, saat diwawancarai oleh wartawan.
5. Istri Muin Meninggal Dua Minggu Pasca Kejadian Pembobolan
Masih dari sumber yang sama, berselang dua minggu setelah Muin kehilangan uang ratusan juta untuk biaya pengobatan istrinya. Nahasnya, sang istri justru menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (19/8/2022) lalu. Karena hal ini, keluarga pun memutuskan untuk membawa kasus ini ke pihak yang berwajib.
Nah, itulah kelima fakta tentang pembobolan rekening BCA oleh tukang becak.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Teller Dikelabui, Mengapa BCA Tak Bisa Ganti Kerugian Nasabah yang Dibobol Tukang Becak?
-
Muin Zachry Balas Bos BCA: Orang Bank kan Sarjana, Kok Bisa Dibobol Tukang Becak
-
Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Cerita Lengkap Nasabah BCA Dibobol Tukang Becak Berujung Istri Meninggal Dunia
-
Kronologi Tukang Becak Kuras Habis Uang Nasabah BCA Rp320 Juta, Salah Korban?
-
Fakta-fakta Tukang Becak Tipu Teller BCA, Bobol Tabungan hingga Rp 345 Juta
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam