Video Indro Warkop mengenai betapa mengerikannya era Orde Baru (Orba) yang dipimpin oleh Presiden Soeharto tengah viral.
Dalam video yang beredar, Indro Warkop menyebut tindakan menyindir pemerintah merupakan hak masyarakat sebagai rakyat. Indro Warkop menyampaikan bahwa sindiran maupun kritikan itu sebagai hak yang berguna untuk melakukan kontrol sosial.
"Kita tuh sebetulnya ngeritik aja nggak lho. Kita menyindir, dan itu hak kami sebagai masyarakat, sebagai people, sebagai rakyat. Itu hak kita untuk melakukan kontrol sosial dan itu baru terjadi sekarang lho," tutur Indro Warkop.
Namun, kontrol sosial tersebut baru bisa terjadi saat ini dan tidak dilakukan pada era Orba. Hal itu lantaran betapa kejamnya era Orba yang kala itu mampu membuat orang yang mengkritik atau menyindir pemerintah hilang begitu saja.
Indro Warkop lalu mencontohkan sosok yang sering melakukan sindiran dan kritik ke pemerintah, yakni Rocky Gerung. Komedian itu lalu menyebut bahwa Rocky Gerung kini bisa dengan bebas mengkritik pemerintah tanpa dihantui rasa takut.
Akan tetapi, Rocky Gerung disebut bisa saja hilang apabila melakukan tindakannya saat ini di era Soeharto.
"Sekarang ya, betapa Rocky Gerung itu siapa? Tapi dia bisa ngomong seenak jidat gitu ya. Zaman Pak Harto, dua hari, dua hari saya berani taruhan kuping saya hilang. Dua hari (ngomong), selesai (hilang)," tutur Indro Warkop.
"Nggak, nggak. Bukan soal ditangkap doang, Hilang!" sambungnya.
Ia pun lalu membandingkan dengan para tokoh aktivis yang bernasib naas era Orba, seperti Deddy Hamdun dan Wiji Thukul yang hilang hingga saat ini.
"Anda nggak percaya itu? Anda masih bisa tanya sama Eva Arnaz, suaminya (Deddy Hamdun) hilang dan saya kenal betul," cerita Indro.
"Banyak (orang hilang). Wiji Thukul saya kenal, hilang!" tandasnya.
Cuplikan video Indro Warkop yang menyebut Rocky Gerung dan diunggah oleh @Paltiwest di Twitter itu seketika ramai. Warganet pun membanjiri kolom komentar dengan beragam tanggapan dalam cuitan yang telah ditonton lebih dari 131 ribu kali itu.
"Lebih ke ngritik orba sih ini," komentar @koma***.
"Bener banget Om Indro. Kalau yang gak ngalamin era itu ya gak bakalan percaya. Berani ngomongin keluarga Cendana hilang deh," imbuh @toto***.
"Bocil-bocil yang baru hidup setelah Orba tumbang mari simak," timpal @dwy***.
Baca Juga
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
Artikel Terkait
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
-
Politik Tidak Libur, Rocky Gerung Yakini Ada Kasak-kusuk Reshuffle Kabinet Prabowo saat Lebaran
-
Rocky Gerung Komentari Didit Selfie Bareng Megawati saat Lebaran: Senyumnya Natural Sekali
-
Soroti Open House Prabowo, Rocky Gerung: Selalu Ada Sinyal Politik di Momen Idul Fitri
-
Sosok Titiek Soeharto: Kekayaan dan Gurita Bisnis Mantan Istri Presiden Prabowo
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop