Putaran kedua pemilihan Presiden Turki pada 28 Mei 2023 telah selesai, Recep Tayyip Erdogan diumumkan sebagai pemenang dan membuat rakyatnya menangis bahagia. Selain para pendukungnya di Turki, Erdogan juga mendapatkan ucapan selamat dari para tokoh politik salah satunya Fadli Zon.
"Selamat untuk Erdogan yg memenangkan putaran kedua Pemilihan Presiden Turki," tulisnya dikutip dari twitter @fadlizon pada (29/05/23).
Kemenangan Edogan disambut haru oleh pendukungnya yang mayoritas para muslim di Turki yang bersuka cita atas kembali terpilihnya Erdogan sebagai Presiden Turki.
Dalam putaran kedua pemilihan Presiden Turki, Erdogan berhasil mengumpulkan suara yang memilihnya sebagai 52.12% diambil dari hasil TRT WORLD.
"Türkiye telah memilih presiden negara berikutnya. Berikut adalah hasil terbaru pada 0815 PM: Recep Tayyip Erdogan: 52,12% dan Kemal Kilicdaroglu: 47,88%," tulis TRT World dikutip dari twitter @trtworld pada (29/05/23).
Dengan hasil ini rakyat turki mengibarkan bendera Turki dijalan-jalan sambil bersuka ria atas kemenangan Erdogan atas Kilicdaroglu.
Turki dipenuhi dengan warna merah bentuk dari merayakan kemenangan pemilihan Presiden mereka dengan bernyanyi dan mengibarkan bendera.
Menariknya dalam pemilihan Presiden Turki, seorang wanita muda asal Turki sangat emosional dengan kemenangan ini, ia terharu Presiden Erdogan kembali terpilih.
Wanita ini menangis bahagia karena dirinya dimudahkan dalam berhijab berkat kepemimpinan Presiden Erdogan, jika pihak oposisi yang berkuasa maka mereka akan memaksanya untuk melepas hijab.
"Wanita muda Turki ini dengan emosional mengatakan: Karena kepemimpinan Presiden Erdogan lah dirinya dimudahkan dalam berhijab...namun apabila kelompok oposisi yang nanti berkuasa maka mereka akan memaksanya untuk melepaskan hijab...," tulis ABZ dikutip dari twitter @zialogi pada (29/05/23).
Wanita itu menceritakan pengalamannya untuk tetap teguh mengenangan hijab sebagai bentuk ketaatannya kepada Islam, ia khawatir ketika Presiden Turki yang berkuasa dari pihak oposisi, mereka akan menjadi penghalang bagi dirinya bahkan bagi perempuan yang ingin berhijab untuk tetap berhijab.
Postingan tersebut juga banjir komentar dari netizen Indonesia yang bersyukur atas terpilihnya kembali Erdogan sebagai presiden.
"Alhamdulillah,,kemenangan Erdogan atas lawannya kaum sekuler & pendukung LGBT ini sekaligus menandakan ADZAN akan terus berkumandang di TURKI dalam bahasa aslinya yakni bahasa ARAB," tulis Budi Anwar dikutip dari twitter @budi_anwar14.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bek Timnas Indonesia Bocorkan Taktik STY Tiru Gaya Bermain Manchester City
-
Comeback Duet Ivar Jenner dan Marselino Ferdinand, Tatap Laga dengan Percaya Diri
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah FIFA U-17
-
Ingin Saingi J-League dan Bundesliga, Erick Thohir Siapkan 3 Langkah Ini
-
Erick Thohir Perhatikan Kesejahteraan Wasit agar Tak Tergoda Mafia Bola
Artikel Terkait
-
Turki Bergejolak: Mengapa Penangkapan Imamoglu Picu Gelombang Protes?
-
Hasil Hungaria vs Turki: Pasukan Vincenzo Montella Berpesta di Puskas Arena
-
Warna-warni Lebaran di Berbagai Belahan Dunia, Tradisi Unik yang Patut Diketahui
-
Mukbang Maut: TikToker Populer Meninggal karena Komplikasi Obesitas di Usia Muda
-
Peristiwa Mengerikan 15 Maret 1921, Pemimpin Turki Talaat Pasha Tewas Ditembak Warga Armenia
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran