Jelang laga uji coba Timnas Indonesia vs Libya pada Selasa (02/01/2024), bek Skuad Garuda membocorkan taktik Shin Tae Yong ketika sesi latihan terakhir di Antalya, Turki.
Timnas Indonesia sendiri sudah memulai latihan training camp (TC) untuk persiapan pertandingan uji coba melawan Libya sebelum memulai laga penting di Piala Asia.
Dalam persiapan melawan Libya, pelatih Shin Tae Yong memberikan materi taktikal, taktik itu disiapkan STY untuk laga uji coba lawan Libya yang akan berlangsung pada Selasa (02/01/2024) pukul 19:30 WIB.
Timnas Indonesia melakukan uji coba terakhir pada Jumat (05/01/2024) dengan lawan yang sama, yakni Libya sebelum memulai debut di Piala Asia.
Menariknya, bek Timnas Indonesia membocorkan taktik STY yang meniru permainan Manchester City yang bermain dengan gaya Build Up Play.
"Latihan teknikal, (salah satunya) build up untuk menghadapi uji coba lawan Libya," kata Wahyu Prast dikutip dari laman PSSI, Senin (01/01/2024).
Wahyu Prast yang dijuluki 'HULK' itu mengatakan pada sesi latihan, bahwa STY fokus mematangkan permainan anak asuhnya dalam membangun serangan.
Laga melawan Libya ini akan menjadi pertandingan penting untuk menguji seberapa efektifnya taktik Build Up Play dari Shin Tae Yong.
Manchester City sendiri adalah tim yang terkenal dengan permainan Build Up Play dimana mereka suka membangun serangan dari belakang saat melawan musuhnya.
Timnas Indonesia akan mematangkan taktik ini saat melawan Libya untuk bisa bermain lebih baik di Piala Asia melawan tim kuat langganan Piala Dunia seperti Jepang dan Korea Selatan.
Penjelasan Singkat Tentang Taktik Build Up Play
Dikutip dari madaboutsports, dalam istilah yang lebih sederhana, membangun pada dasarnya mengacu pada tindakan menggerakkan bola ke wilayah lawan untuk menciptakan peluang menyerang.
Hal itu bisa dilakukan dengan mengeksekusi umpan-umpan, umpan silang, atau umpan-umpan panjang dari kiper. Tujuan utamanya adalah mendapatkan keuntungan dibandingkan tim lawan dengan memiliki lebih banyak pemain atau posisi yang lebih baik.
Apakah Timnas Indonesia Bermain dengan Gaya Build Up?
Dalam lima laga terakhir memang permainan Timnas Indonesia kini lebih baik dengan lebih banyak menguasai bola dan membangun serangan dari bawah.
Namun, gaya permainan ini masih perlu disempurnakan agar Timnas Indonesia bisa bermain lebih baik lagi terutama dalam penguasaan bola, akurasi pasing, dan variasi serangan.
Jika Timnas Indonesia bisa memaksikan intruksi dari pelatih, sepertinya Skuad Garuda akan mampu bermain lebih baik lagi untuk melawan tim-tim kuat di Piala Asia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Comeback Duet Ivar Jenner dan Marselino Ferdinand, Tatap Laga dengan Percaya Diri
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah FIFA U-17
-
Ingin Saingi J-League dan Bundesliga, Erick Thohir Siapkan 3 Langkah Ini
-
Erick Thohir Perhatikan Kesejahteraan Wasit agar Tak Tergoda Mafia Bola
-
Jadi Anak Emas, Kylian Mbappe Dianggap Khianati PSG, Real Madrid Jadi Kambing Hitam
Artikel Terkait
-
Fuji Blak-blakan soal Status Hubungannya dengan Asnawi Mangkualam
-
Comeback Duet Ivar Jenner dan Marselino Ferdinand, Tatap Laga dengan Percaya Diri
-
Perkembangan Timnas Indonesia Cukup Bagus Saat TC, Ernando Ari Semakin Pede Tatap Piala Asia 2023
-
Thailand Kena Dibantai 0-5, Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia saat Lawan Jepang
-
Andalkan Pemain Muda, Libya Serius Hadapi Timnas Indonesia
Hobi
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
Terkini
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!