Ada banyak kejadian yang kadang membuat geram dan menggegerkan masyarakat. Baru-baru ini kembali beredar sebuah video yang menggemparkan media sosial. Seorang pengendara motor yang nekat menerobos permukaan jalan yang baru saja dicor (dibeton) hingga membuatnya tak bisa ke mana-mana.
Salah satu akun Instagram yang membagikan video tersebut @memomedsos mengunggah momen tersebut. Hingga artikel ini dibuat pada Senin, 24 Juli 2023, video viral itu telah mendapatkan 36,8 ribu tayangan, 1.524 suka, 220 komentar, dan 76 kali dibagikan.
"Viral pemotor terobos jalan baru dicor di Lembang. Kejadian itu diketahui terjadi di jalan desa Langensari, Lembang, kabupaten Bandung Barat (KBB), pada hari Minggu (23/7/2023) pagi," tulis di kolom keterangan pada video tersebut.
Terlihat dalam video itu, motor matic berwarna merah berhenti di tengah-tengah jalan. Motor matic itu tidak bisa bergerak lantaran tersangkut di atas permukaan jalan yang baru saja dicor yang masih basah membuat kendaraan tidak bisa maju maupun mundur.
Nampak dalam video itu, dua orang yang mengenakan baju berwarna hitam mencoba untuk mengangkat motor matic itu yang tersangkut dan dibawa ke jalan yang normal.
Terdengar suara yang diduga merekam video itu merasa kesal terhadap orang yang punya kendaraan itu karena nekat melewati jalan yang baru saja dicor.
Karena sudah menjadi viral di media sosial, tentu tak lepas komentar dari warganet hingga tak sedikit membuat mereka ikut geram.
"Kok ada ya orang tega begini? Yang rugi bukan cuma yang kerja, tapi yang lewat juga disitu nanti," tulis akun @sha******.
"Jujur ya orang-orang kek gini tuh ot*knya di mana sih? Sudah tahu dicor malah dilanjutin loh," timpal yang lain.
"Yang bawa motor sekalian dicor saja pak, nyusahin orang," komentar akun @fah*****.
"Surat ijin memukul ada gak yah? Kalau ada boleh dibuat untuk orang gob**k ini," ujar lainnya.
"Hukum suruh perbaiki cor yang sudah dirusak," sentil akun @aya******.
"Salah satu contoh orang nggak ada o**k, masa dari yang pertama nginjek gak berasa itu jalanan masih basah," tulis yang lain.
Baca Juga
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
Artikel Terkait
News
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
Terkini
-
Mengupas Lirik Jiwa yang Bersedih: Pelukan Hangat untuk Jiwa yang Lelah
-
Buku Tak Terbeli, Nyawa Tergadai: Potret Buram Pendidikan Indonesia
-
Resmi! Gen V Batal Lanjut Season 3 dan Rampung di Season 2
-
Buku Sebelum Aku Tiada: Suara-Suara Kecil dari Tanah yang Terluka
-
Lentik & Kuat! 5 Maskara Lokal dengan Kandungan Serum