Pada setiap tanggal 4 Agustus diperingati sebagai Hari Macan Dahan Internasional atau International Clouded Leopard Day. Melansir dari situs National Today, peringatan yang mulai diinisiasi sejak tahun 2018 ini merupakan bentuk kampanye pelestarian dan perlindungan terhadap spesies macan dahan atau clouded leopard dari ambang kepunahan.
Spesies ini memang menjadi salah satu satwa yang paling terancam punah di dunia. Melansir dari situs iucnredlist.org, spesies kucing hutan ini diprediksi hanya tinggal beberapa ratus ekor saja di alam liar. Tentunya jumlah tersebut dapat kian menurun apabila tidak dilakukan tindakan pelestarian lebih lanjut lagi. Berikut ini merupakan 3 fakta unik dari macan dahan atau clouded leopard.
1. Pertama Kali di Identifikasi Pada Abad Ke-19
Clouded leopard atau macan dahan pertama kali diketahui teridentifikasi pada abad ke-19. Melansir dari artikel dalam jurnal “General and particular descriptions of the vertebrated animals arranged comfortably to the modern discoveries and improvements in zoology”, spesies ini pertama kali diketahui pada tahun 1821 dari kulit yang ditemukan di wilayah Cina. Penemuan spesies ini saat itu dianggap sebagai salah satu bentuk evolusi dari keluarga kucing yang terjadi selama jutaan tahun.
Beberapa dekade berikutnya, banyak ditemukan pula spesies kucing yang dianggap masih sub-spesies atau kerabat dari Macan Dahan Benua atau yang memiliki nama latin Neofelis nebulosa. Salah satunya adalah yang juga ditemukan di kepulauan Sumatera dan Kalimantan dan dahulu di sebagian kecil wilayah di pulau Jawa. yang dikenal dengan nama Macan Dahan Borneo dan Macan Dahan Sunda. Akan tetapi, kedua spesies ini dianggap terpisah karena diklasifikasikan ke dalam Neofelis diardi.
2. Diburu Untuk Mendapatkan Kulitnya
Clouded leopard atau Macan Dahan merupakan salah satu satwa eksotik dari daratan Asia. Hewan cantik ini diburu untuk mendapatkan kulitnya yang terkenal cukup indah. Melansir dari artikel “Asian big cat conservation and trade control in selected range States: evaluating implementation and effectiveness of CITES Recommendations”, corak macan dahan yang cukup indah seringkali menjadi bahan dari beragam pakaian seperti mantel ataupun untuk jubah.
Bahkan, beberapa bagian lainnya seperti daging, cakar dan tulang belulannya dikonsumsi sebagai bahan obat-obatan. Di beberapa daerah di Asia, tulang dan daging dari macan dahan merupakan bahan yang cukup langka dan memiliki harga yang cukup tinggi di pasar gelap. Melansir dari artikel “The Wild Cat Trade in Myanmaar”, pada kurun tahun 1991-2006 sekitar 300 ekor macan dahan diperdagangkan baik dalam kondisi hidup maupun telah mati dan dikuliti.
3. Menjadi Hewan Nasional di India
Macan dahan ternyat juga menjadi salah satu satwa nasional di beberapa negara di Asia. Salah satunya yakni di Provinsi Meghalaya, India. Di wilayah ini, macan dahan menjadi salah satu satwa ikonik yang keberadaannya cukup dilindungi. Bahkan, perburuan terhadap satwa satu ini sangat dilarang dan dapat dikenakan sanksi berupa kurungan penjara ataupun denda. Hal ini tentunya untuk menjaga kelestarian dari macan dahan atau clouded leopard di India.
Nah, itulah beberapa fakta menarik dan unik dari macan dahan atau clouded leopard. Semoga informasi singkat ini bermanfaat bagi kita semua.
Baca Juga
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Artikel Terkait
News
-
Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Terkini
-
Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus