Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang terletak di Wonogiri, baru-baru ini tengah meramaikan media sosial. Musim kemarau tahun ini membuat air waduk tersebut hingga membuat surut yang mengakibatkan munculnya makam-makam kuno.
Kompleks makam tersebut terlihat jelas di permukaan. Sebagian ada yang masih utuh, namun beberapa di antaranya sudah rusak karena sudah lama terendam air. Fenomena itu pun sontak dibagikan oleh masyarakat sekitar ke media sosial hingga ramai diperbincangkan, salah satunya melalui akun TikTok @aresmun22.
Pada unggahan tersebut, tampak kijing-kijing putih berada di hamparan tanah yang tandus.
BACA JUGA: Kampas Rem Motor Ini Tidak Pernah Diganti, Apesnya Bagian Motor Ini Jadi Begini
"Makam-makam Kuno di Perairan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri terlihat saat air surut di musim kemarau," tulis pada keterangan video di unggahan tersebut.
Sementara melansir dari akun TikTok @sukalingkungansekitar, diketahui kalau WGM itu merupakan proyek yang mulai dibangun sekitar tahun 1974. Pembangunan waduk ini sampai harus menenggelamkan 51 desa di 6 kecamatan. Sebanyak 67.157 jiwa dipindahkan dan ditransmigrasi ke Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.
Setelah proyek waduk ini selesai, dibangunlah monumen bedol desa di tepi WGM untuk menghormati jasa dan pengorbanan masyarakat. Bukan hanya menenggelamkan desa, jalur kereta api Wonogiri-Baturetno juga ikut dibongkar.
Jika musim hujan tiba, makam-makam kuno ini terendam di dalam air dengan volume 730 juta meter kubik dengan kedalaman 42 meter. Meskipun sudah lama berada di dalam air, tapi batu nisan di kompleks makam ini sebagian masih ada yang terbaca.
Kekeringan itu juga membuat tanah menjadi retak dan tanaman di sekitar waduk mati. Walau begitu, air masih tampak di dalam waduk ini sehingga tidak benar-benar terkuras habis.
BACA JUGA: Tidak Lama Lagi, Pajak Kendaraan akan Ada Dokumen Tambahan
Apabila musim kemarau berakhir, Waduk Gajah Mungkur punya pemandangan yang indah. Berkat adanya WGM, persawahan di wilayah Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, dan sekitarnya menjadi lebih baik. Selain itu, waduk ini jadi tempat pembangkit listrik tenaga air yang mengantarkan listrik ke rumah sekitar.
Sontak video yang diunggah akun @aresmun22 itu kini menjadi viral di TikTok dan menuai banyak komentar dari warganet.
Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton 398,7 ribu kali, 7,2 ribu like, 583 komentar, dan 511 kali dibagikan.
"Adanya waduk Gajah Mungkur desa saya jadi gak pernah banjir, dulu sebelum ada waduk itu tiap hujan desa saya selalu banjir," tulis netizen di kolom komentar.
"Ini di kampung bapakku, sekarang kami di Sumatera," pangkas yang lain.
"Mungkin ada makam kakek buyutku di sana mas, 1980 ortuku ikut bedol desa trans ke Sumatera, alhamdulilah sekarang pada sukses pada toke sawit," ujar lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Kampas Rem Motor Ini Tidak Pernah Diganti, Apesnya Bagian Motor Ini Jadi Begini
-
Siswi di Nganjuk Diduga Dapat Ancaman Dikeluarkan dari Sekolah usai Dituduh Mencuri HP Tanpa Bukti
-
Viral Bridesmad Malah Beri Kejutan Ultah Untuk Teman Lain Saat Resepsi, Netizen Geregetan: Norak, Ngerusak Acara
-
Heboh Polantas Caci Maki Pemotor Langgar Lalin di Menteng, Polda Metro Jaya Minta Maaf
-
Sejarah Waduk Gajah Mungkur: Kini Terungkap Ada Kompleks Makam Kuno Usai Air Surut
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam