Polri Satgas Anti Mafia Bola menetapkan 6 tersangka kasus pengaturan skor (match fixing) pada pertandingan yang terjadi di Liga 2.
Match Fixing ini terjadi pada tahun 2018 di kompetisi Liga 2. Keenam tersangka tersebut dulunya melakukan kerjasama untuk mengatur pertandingan dengan tujuan memenangkan tim tertentu.
Namun pihak Polri tidak memberitahukan klub mana yang dimaksud. Melainkan hanya memberikan informasi berupa inisialnya saja.
Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan melakukan lobi atau memintakan bantuan kepada wasit dan perangkatnya agar salah satu klub bisa memenangkan laga. Sebagai gantinya wasit berserta perangkatnya akan mendapatkan ganjaran berupa uang.
Dalam hal ini Klub yang bersangkutan mengeluarkan uang mencapai Rp1miliar untuk membayar wasit tersebut dalam sejumlah pertandingan yang mereka jalani.
Berikut ini adalah daftar lengkap 6 tersangka yang Sudah ditetapkan oleh Satgas Anti Mafia Bola Polri:
1. inisial A (kurir pengantar uang)
2. inisial A (wasit cadangan)
3. inisial E (asisten wasit 1)
4. inisial K (liaison officer/ lo wasit)
5. inisial M (wasit tengah)
6. inisial R (asisten wasit 2)
Penyelidikan ini dilakukan setelah Polri mendapatkan laporan pada tanggal 5 September lalu. Sedangkan terkait dugaan suap itu sendiri sudah diterima sejak 2 bulan yang lalu.
Para pelaku dianggap sudah melakukan tindak pidana. Atas perbuatannya tersebut para pelaku akan diberikan hukuman yang setimpal.
BACA JUGA: Viral Pengakuan Wanita yang Suaminya Diam-diam Sering BO, Ini Saran Netizen
Hukuman ini merujuk kepada pasal 2 Undang-undang nomor 11 tahun 1980 tentang tindak pidana kasus suap jancto pasal 55 ayat 1 ke-1 KHUP.
Pada undang-undang tersebut menyebutkan bahwa para pelaku akan dikenakan hukuman penjara maksimal 3 tahun dan denda senilai Rp5juta
Keenam inisial yang disebutkan di atas belum di tahan. Dalam hal ini Polri rencananya akan kembali melanjutkan penyelidikan dengan harapan semua orang yang terlibat di dalamnya bisa terungkap semuanya.
Karena tidak mungkin masalah seperti hanya bisa dilakukan oleh 6 pelaku saja. Maka daripada itu mari kita nantikan kelanjutan dari penyelidikan kasus ini. Semoga semua pelaku bisa di usut tuntas sehingga dikemudian hari tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Hasil Autopsi Anak Pamen TNI AU Tewas Terbakar, Ditemukan 6 Luka Tusuk di Dada
-
Satgas Antimafia Bola Polri Tetapkan Enam Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Senilai Rp1 M
-
Hadapi Malut United FC, PSIM Yogyakarta Dihantui Badai Cedera
-
Polri Terjunkan 434 Ribu Personel untuk Amankan Pemilu 2024
-
Evaluasi Jabatan, Tiba-tiba Kapolres Purworejo Dicopot, Dipindahkan ke Mabes Polri
News
-
Korea Selatan Resmi Berlakukan UU Goo Hara, Batasi Hak Waris Orang Tua Penelantar Anak
-
Resolusi Logis Awal Tahun Perempuan Modern di Tengah Tekanan Multiperan
-
Lebih dari Sekadar Kebiasaan: Bahaya Kecanduan Scrolling bagi Kesehatan Mental Remaja
-
Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga
-
4 Rekomendasi Restoran BBQ di Jakarta, Surganya Pencinta Daging Berkualitas
Terkini
-
Trailer Senin Harga Naik Suguhkan Konflik Ibu dan Anak, Tayang Lebaran 2026
-
Bunyi Dentuman Keras di Depan Pintu Dapur, Siapa yang Usil Malam-Malam?
-
Belajar Authenticity dari Prilly Latuconsina Lewat Buku Retak, Luruh, dan Kembali Utuh
-
Kwon Sang Woo dan Moon Chae Won Gabungkan Cinta dan Rock di Film HEARTMAN
-
Resmi! BTS Siap Comeback dengan Album Baru pada 20 Maret Mendatang!