Kereta cepat merupakan moda transportasi masa depan yang tengah gencar dikembangkan di Indonesia. Setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan, akhirnya kereta cepat Jakarta-Bandung resmi dioperasikan dengan nama WHOOSH. Kereta cepat ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan transportasi cepat, nyaman dan ramah lingkungan di Pulau Jawa.
WHOOSH sendiri merupakan singkatan dari "Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal". Nama ini terinspirasi dari suara melesatnya kereta berkecepatan tinggi. Peresmian kereta cepat ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini (Senin, 2/10/2023) di Stasiun Halim Jakarta. Dalam Kegiatan ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Iriana dan sejumlah menteri dan pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan kereta cepat WHOOSH menandai modernisasi transportasi massal Indonesia yang efisien dan terintegrasi. WHOOSH merupakan hal baru bagi Indonesia, baik dari sisi teknologi, kecepatan, konstruksi, hingga pembiayaannya.
"Kita tidak boleh takut mencoba hal-hal baru. Pengalaman itu mahal tapi sangat berharga dan berguna bagi masa depan," ujar Presiden Jokowi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Pembangunan WHOOSH sendiri sudah dimulai sejak masa pemerintahan SBY. Namun baru pada 2016 proyek ini digarap serius oleh pemerintahan Jokowi. Pembangunannya melibatkan mitra dari Tiongkok dengan total investasi Rp13 triliun.
WHOOSH melintasi 4 stasiun, yakni Halim, Karawang, Walini, dan Tegal Luar, dengan total panjang rute 142,6 km. Kereta cepat ini mampu melaju hingga 350 km/jam, sehingga hanya butuh waktu 45 menit dari Jakarta ke Bandung.
Meski demikian, pembangunan WHOOSH tidak lancar. Mulai dari keterlambatan kucuran pinjaman China, pembengkakan biaya hingga Rp3 triliun, hingga perubahan lokasi stasiun dari Walini ke Padalarang.
Namun pemerintah tetap optimistis WHOOSH akan membawa dampak positif, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar stasiun. WHOOSH yang berbasis listrik juga mendukung upaya pemerintah mewujudkan transportasi ramah lingkungan.
Setelah 56 tahun Indonesia merdeka, kini telah hadir kereta super cepat hasil buatan putra-putri bangsa sendiri. Semoga kehadiran WHOOSH bisa menjadi tonggak sejarah baru kemajuan transportasi Indonesia menuju yang lebih modern dan berwawasan lingkungan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Memanfaatkan Candu Gawai pada Anak: 7 Tips Ampuh untuk Orangtua
-
Ironi Pemuda dan Simbolisme Perubahan: Pikir Ulang Peran Gibran Rakabuming Raka
-
20 Cara Menghasilkan Uang dari Rumah, Bisa Ngalah-ngalahin UMR
-
Jangan Biarkan Writer's Block Bikin Skripsi Kamu Ngaret! Simak 7 Tips Ini
-
7 Tips Jalani Masa Sulit, Kuliah Sambil Bekerja
Artikel Terkait
-
Resmi Beroperasi, Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gratis Hingga Pertengahan Oktober
-
Izin Operasi Terbit, Hari Ini Jokowi Resmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Senin Pagi, Jokowi Akan Resmikan Beroperasinya Kereta Cepat Whoosh
-
Perbandingan Nama Kereta Cepat 'Whoosh' dengan Kereta Api di Indonesia
-
Whoosh Dianggap Tak Serius, Publik Bandingkan Nama Kereta Cepat Indonesia dengan Negara Lain
News
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
-
Kurangi Ketergantungan Diesel, IESR Desak Prioritaskan PLTS di Daerah Terpencil
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
5 Moisturizer Paling Sering Direkomendasikan Dermatolog, Andalan untuk Skin Barrier Sehat
-
Jawab Wacana Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Semua Berhak Selamat
Terkini
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan