Konflik Israel-Palestina semakin memanas. Pada Sabtu (7/10/2023) kelompok militan Palestina Hamas menyerang Israel dengan kurang lebih 5.000 roket dalam waktu 20 menit. Peluncuran roket tersebut merupakan respons atas penindasan terhadap warga Palestina yang telah dilakukan Israel.
Israel yang seakan dibangunkan dari tidur akhirnya membalas serangan roket tersebut dengan mendeklarasikan perang terhadap Hamas. Pembalasan yang dilakukan Israel dengan meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza yang menargetkan bangunan tempat tinggal dan rumah sakit, banyak menewaskan warga sipil.
Kementerian Kesehatan Palestina menyebut hampir 400 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan Israel, dan lebih dari 2.000 lainnya luka-luka, sejak serangan pada Sabtu (7/10/2023) malam.
Menanggapi eskalasi konflik Israel-Palestina tersebut, KH Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama mengeluarkan tujuh pernyataan sikap. Pernyataan itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBNU pada Senin (9/10/23).
Surat pernyataan resmi tersebut sebagai bentuk keprihatinan dan mengajak semua umat untuk menyerukan resolusi damai.
Berikut isi dari pernyataan tersebut:
1. Penyesalan dan Keprihatinan
Menyampaikan penyesalan dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya eskalasi konflik dan kekerasan antara Israel dan Palestina di kawasan jalur Gaza.
2. Seruan untuk Menghentikan Konflik
Menyerukan agar konflik dan kekerasan yang telah menimbulkan jatuhnya korban kemanusiaan tersebut segera dihentikan dengan segala daya upaya.
3. Seruan kepada Masyarakat Internasional agar Lebih Tegas
Menyerukan kepada masyarakat internasional agar bertindak dengan lebih tegas (decisive) dalam mengupayakan penyelesaian yang adil atas konflik Israel dan Palestina sesuai hukum dan kesepakatan internasional yang ada.
4. Mendesak PBB agar Segera Ambil Sikap
Menyerukan kepada anggota tetap dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menggunakan hak veto dalam membela satu pihak dalam tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan tersebut.
5. Menolak Penggunaan Identitas Keagamaan
Menyerukan agar identitas dan seru-seruan keagamaan tidak digunakan untuk memupuk dan menyuburkan permusuhan dan kebencian, termasuk dalam kaitan dengan konflik dan kekerasan Israel Palestina.
6. Mempromosikan Nilai Agama untuk Resolusi Konflik
Menyerukan agar inspirasi agama tentang rahmah, persaudaraan dan keadilan universal dikedepankan demi mengupayakan resolusi konflik di semua tingkatan, baik di struktur politik maupun di tingkat komunitas.
7. Seruan untuk Doa Bersama dan Shalat Gaib
Menyerukan kepada umat Islam dan warga Nahdlatul Ulama untuk melakukan shalat ghaib dan doa bersama guna mendoakan arwah yang meninggal disebabkan eskalasi kekerasan serta mendoakan agar jalan perdamaian dan keadilan dapat segera diwujudkan.
Baca Juga
-
Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan
-
Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia
-
Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0
Artikel Terkait
-
Wanita dan Anak-anak Jadi Korban Serangan Israel, Dubes Palestina: Benar-benar Pembunuhan!
-
Sedang Dibombardir Israel, Megawati Utus Sekjen PDIP Temui Dubes Palestina, Bahas Apa?
-
Serukan Semua Masjid Indonesia Baca Doa Qunut Nazilah, Jusuf Kalla: Demi Keselamatan Rakyat Palestina
-
Perang Hamas - Israel, Timnas Palestina Mundur dari Piala Merdeka 2023 Malaysia
-
Mengulik Asal Usul Hamas, Apakah Syiah? Ini Penjelasan Lengkapnya
News
-
Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak
-
Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah
-
Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class
Terkini
-
Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali
-
4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap
-
Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR
-
Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas
-
Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi