Perang antara Israel dan pasukan militan Palestina Hamas sudah terjadi sejak Sabtu lalu dan menyisakan banyak korban serta kehancuran di berbagai kota.
Seluruh dunia memusatkan perhatian pada dua negara yang berkonflik tersebut. Baik Israel dan Palestina, keduanya memiliki pendukung masing-masing dari berbagai negara.
Negara Pendukung Israel
Berikut ada beberapa negara pendukung Israel dan Palestina dalam konflik yang saat ini masih berlangsung.
- Perancis
- Jerman
- Italia
- Inggris
- Amerika Serikat
Melansir dari whitehouse.gov, Presiden Macron dari Perancis, Kanselir Scholz dari Jerman, Perdana Menteri Meloni dari Italia, Perdana Menteri Rishi Sunak dari Inggris, dan Presiden Joe Biden dari Amerika Serikat, menyatakan dukungannya yang teguh dan menyatakan akan bersatu kepada Negara Israel
Kelima negara tersebut secara tegas mengecam tindakan Hamas beserta tindakan terorismenya yang dinilai sangat mengerikan.
"Negara-negara kami akan mendukung Israel dalam upayanya membela diri dan rakyatnya dari kekejaman semacam itu. Kami lebih lanjut menekankan bahwa ini bukan saatnya bagi pihak mana pun yang memusuhi Israel untuk mengeksploitasi serangan-serangan ini demi mencari keuntungan," tulis perwakilan yang ditulis di situs tersebut pada Senin (9/10/2023).
Negara Pendukung Palestina
Sementara itu, para pendukung Palestina didominasi oleh negara-negara Islam dan Arab di antaranya adalah:
- Iran
- Arab Saudi
- Qatar
- Afrika Selatan
“Negara-negara Islam dan Arab serta seluruh masyarakat bebas di dunia harus mencapai satu posisi untuk menghentikan kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina yang tertindas,” kata Presiden Iran Ebrahim Raisi kepada Presiden Suriah melalui telepon, dikutip dari The Economic Times Kamis (12/10/2023).
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Iran dengan tegas juga memberikan dukungannya pada Palestina.
"Iran mendukung pertahanan sah bangsa Palestina," kata Presiden Iran Ebrahim Raisi dikutip pada Minggu (8/10/2023)
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman juga mengatakan bahwa kerajaan mendukung rakyat Palestina.
Sementara itu, Qatar menegaskan bahwa Israel harus bertanggungjawab terhadap segala kekerasan yang dilakukan pada rakyat Palestina.
Selain itu Qatar juga menyerukan masyarakat internasional untuk mencegah Israel menggunakan peristiwa ini sebagai alasan yang digunakan untuk melancarkan perang yang sangat terlihat tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Demikian tadi deretan negara yang menyatakan dukungannya pada Palestina dan Israel. Hingga saat ini ketegangan antar kedua negara tersebut masih terus berlangsung.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
Jumanji: Open World Rilis Trailer Perdana, Dwayne Johnson Cs Kembali
Artikel Terkait
-
Heru Budi ke ASN yang Foto Bareng Anies: Jangan Dihapus dari Medsos, Nanti Dikira Saya yang Suruh
-
Mau jadi Negara Maju, Pekerja RI Harus Punya Gaji Minimal Rp10 Juta/Bulan
-
Profil Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel yang Sebut Akan Bumi Hanguskan Hamas
-
Korea Selatan Kirim Pesawat ke Israel untuk Warganya yang Ingin Pulang
-
Tiba di New York, Ibnu Jamil Disambut Demo Palestina dan Israel
News
-
Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
Terkini
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan