Ronny Talapessy pengacara Bharada E dalam kasus Ferdy Sambo mengaku siap membantu Jessica Kumala Wongso. Ia melihat dalam kasus kopi sianida jika Jessica Wongso tidak pernah mengaku membunuh Mirna maka bisa dilakukan upaya hukum untuk membebaskannya.
"Jessica menyampaikan bahwa dia tidak bersalah, tidak melakukan kesalahan. Dia harus melakukan upaya hukum. Ini sangat penting bahwa upaya hukum tersebut harus diperkuat dengan alat bukti yang ada," ucap Rony Talapessy dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Kamis (19/10/2023).
"Saya lihat bahwa ke depannya masih ada proses yang dipakai oleh pengacara Jessica. Bisa melakukan kesempatan dengan peninjauan kembali (PK) dengan novum yang baru," sambungnya.
Ronny Talapessy berharap Hakim Agung bisa lebih teliti kalau nantinya jika PK ketiga Jessica Wongso diajukan.
"Pemerikasaan di tingkat peninjauan kembali oleh Hakim Agung tentunya lebih teliti lagi ya. Kita harapkan bahwa ada keadilan juga. Saya akan menghormati proses yang sudah ada," ucapnya.
Ronny Talapessy menerima permintaan masyarakat yang menginginkannya menjadi tim kuasa hukum Jessica Wongso.
"Saya kalau memang dimintakan bantuan, saya siap," ujarnya.
BACA JUGA: 6 Kontroversi Ayah Mirna Salihin usai Film Ice Cold Curi Perhatian Netizen
Selanjutnya, ia menyoroti salah satu poin penting dalam kasus kopi sianida yakni tidak ada autopsi terhadap jasad Mirna. Menurutnya, hal ini membuat kasus tersebut cacat secara hukum sebab penyebab kematian tidak dapat dibuktikan.
"Poin yang menjadi penting atau krusial adalah terkait dengan tidak adanya autopsi. Menurut saya ketika dalam suatu peristiwa pidana pembunuhan tidak autopsi. Menurut saya perkara itu merupakan perkara yang cacat secara hukum," tutur Ronny.
"Kenapa? Karena kalau tidak dilakukan opsi maka perkara tersebut tidak bisa dibuktikan penyebab kematiannya," imbuhnya.
Walaupun terkait penyebab kematian Mirna oleh beberapa ahli dikatakan sudah diteliti melalui pemeriksaan sampel lammbung. Namun, bagi Ronny Talapessy autopsi harus tetap dilakuakan bukan dengan sampel tetapi secara menyeluruh.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece
Artikel Terkait
News
-
Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'
-
Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja
Terkini
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece