Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan workshop pembuatan prototype produk kewirausahaan bagi mahasiswa, Kamis (21/09/2023). Kegiatan ini diselenggarakan di gedung Balairung Mendalo Universitas Jambi diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2022 FKIK Universitas Jambi.
Workshop kewirausahaan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pimpinan fakultas dalam upaya menciptakan generasi-generasi muda mandiri dalam berwirausaha. Meskipun berasal dari rumpun fakultas kesehatan, namun tidak menutup kemungkinan akan lahir produk-produk unggulan mahasiswa yang mampu bersaing dengan produk lainnya.
Workshop ini dibuka secara langsung oleh dr. Nindya Aryanty, Sp.A., M. Med, Ed wakil Dekan bidang akademik kerja sama, dan sistem informasi. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh dosen-dosen mata kuliah kewirausahaan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi.
“Dari program ini, harapannya nanti akan muncul inovasi-inovasi baru yang lahir dari tangan-tangan mahasiswa serta produk dapat berkontribusi dalam memberikan solusi bagi permasalahan yang ada saat ini,” ujar dr. Nindya.
Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Dekan bidang kemahasiswaan dan alumni Nofrans Eka Saputra, S.Psi., M.A.
“Hari ini kita akan deklarasikan forum studentpreneur Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi sehingga dapat meningkatkan motivasi setiap individu dalam berwirausaha, selain itu nantinya proposal produk yang dikirimkan kepada panitia akan diseleksi sehingga akan terpilih prototype produk terbaik untuk dibina,” ungkap Nofrans Eka Saputra.
Narasumber dalam workshop ini yaitu Uce Lestari, S.Farm., M.Farm., Apt yang telah malang melintang di dunia kewirausahaan. Uce Lestari telah beberapa kali mendapatkan dana hibah penelitian serta pernah menjadi pendamping terbaik program pembinaan mahasiswa wirausaha nasional pada tahun 2022 lalu.
Dalam materinya, Uce Lestari memberikan materi tentang pitching, tahapan menciptakan sebuah produk dari ide, serta pembentukan tim.
Uce berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk dapat mengoptimalkan potensi unggulan daerah, sehingga dapat membantu dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.
“Penting juga untuk dipahami oleh mahasiswa bahwa produk yang dihasilkan memang bermanfaat dan memiliki nilai guna bagi masyarakat. Cari dan pikirkan inovasi produk yang belum ada dijual dipasaran sehingga akan menjadi sebuah keunikan yang dapat mendukung nilai jual produk mahasiswa di pasaran,” ungkap Uce Lestari yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan doktoralnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Luka Psikologis yang Tak Terlihat di Balik Senyum Ibu Baru
-
Sharing Karier, Psikologi UNJA Tempa Wisudawan Siap Kerja
-
Menyingkap Makna Tersembunyi di Balik Great Resignation dan Quiet Quitting
-
Kepuasan Kerja di Persimpangan Etika dan Tekanan Psikologis
-
Etika yang Hilang, Mengapa Tim Kompak Bisa Saling Menikam?
Artikel Terkait
-
15 ATM Mandiri 24 Jam Terdekat di Padang, Ini Lokasinya
-
Ratusan Perempuan Milenial di Pekanbaru Siap Berwirausaha Angkringan Setelah Ikut Pelatihan Berbisnis
-
ATM Mandiri 24 Jam Terdekat di Banten, Lengkap dengan Lokasinya
-
UMKM Naik Kelas Bersama Bank Mandiri Lewat Program Livin Pasar
-
Bank Mandiri Hadirkan Livin' Pasar untuk Dorong UMKM Naik Kelas
News
-
Kembang Goyang Luna Maya Patah Detik-Detik Sebelum Akad, Pertanda Apa?
-
Sharing Karier, Psikologi UNJA Tempa Wisudawan Siap Kerja
-
Dialog Suara.com x CORE Indonesia: Dampak Tarif AS Bagi Ekonomi Indonesia
-
Bangun Kesadaran Self-Compassion, Psikologi UNJA Adakan Lomba dan Seminar
-
Indahnya Berbagi! SMA Negeri 1 Purwakarta Laksanakan Program Beas Kaheman
Terkini
-
7 Rekomendasi Film Horor Terbaik dari tahun 80-an, Sudah Nonton?
-
Mees Hilgers, Laga Kontra Cina dan Performa Buruknya di Timnas Indonesia
-
Harapan Pupus! Ada 2 Alasan Kekalahan MU dari Spurs Kali Ini Terasa Jauh Lebih Menyakitkan
-
Mulai Rp1,4 Juta, Ini Daftar Harga Tiket Konser Doh Kyung-soo di Jakarta
-
5 Rekomendasi Film Klasik Ikonik yang Tak Lekang oleh Waktu, Ada Favoritmu?