Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, mengenang saat pesawat CN-235 Tetuko berhasil terbang untuk pertama kalinya di bumi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto ketika menghadiri Dialog Cendekia yang dilaksanakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Makassar, pada Sabtu (4/11/2023) lalu.
Menyadur dari akun TikTok @bugiswarta, Prabowo terlihat berpidato di hadapan peserta dan menyampaikan sekilas sosok Bj. Habibie sebagai tokoh yang cukup berpengaruh kepada bangsa Indonesia, terkait karyanya membuat pesawat terbang.
BACA JUGA: Hadir Aksi Bela Palestina di Monas, Puan Maharani Justru Dicibir Netizen
Dalam momen pidato itu, Prabowo terlihat merasa terharu mengenang dan bahkan ia mengaku meneteskan air mata ketika melihat pesawat terbang buatan Indonesia itu berhasil terbang untuk pertama kalinya.
Raut wajah Prabowo pun bikin haru saat ia menyampaikan pidatonya, dirinya pun tidak terlihat gemoy lagi. Tetapi ia justru menampakkan wajah sedih campur haru di raut wajahnya.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut bercerita soal hubungannya dengan Bj Habibie, ketika dirinya masih muda. Prabowo sangat mengagumi karena menjadi putra Indonesia yang berhasil membuktikan kalau bangsa Indonesia mempu membuat pesawat terbang sendiri.
“Dan sejarah membuktikan pada waktu Pak Habibie berhasil membuktikan bahwa bangsa Indonesia bisa bikin pesawat terbang, bangsa Indonesia bisa membuat hasil-hasil engineering yang rumit dan canggih, dan itu sebetulnya wujud dari perjuangan negara ingin merdeka,” ucap Prabowo saat mengenang Bj Habibie, dikutip dari akun TikTok @bugiswarta, pada Senin (6/11/2023).
BACA JUGA: Reaksi Kaget Ganjar Pranowo saat Dengar Warga Sumatera Selatan Bilang Tak Pernah dapat Bantuan: Lah
Dalam momen pidato Prabowo Subianto, ketika Tetuko terbang, air matanya pun keluar dan ia bangga karena bangsa Indonesia bisa membuat pesawat terbang.
Di momen pidato Prabowo itu, wajah Prabowo terlihat tidak ada tanda-tanda gemoy, justru sebaliknya pada saat ia berpidato di momen itu, ia berhasil menampilkan wajah terharunya.
Prabowo yang belakangan ini disebut gemoy, justru hilang seketika labelnya pada momen itu, saat Prabowo mengenang Bj Habibie dan melihat pesawat terbang buatan anak Indonesia bisa terbang untuk pertama kainya.
Jadi, seperti apa pendapat kamu soal Prabowo yang kerap disebut gemoy, namun di momen Prabowo mengenang pesawat buatan Indonesia terbang, wajahnya pun malah bikin haru.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Resmi Terbentuk, Habib Luthfi hingga Ridwan Kamil Terlibat
-
TKN Resmi Terbentuk, Pesan Gibran: Pastikan Kapal Besar Ini Berlabuh di Dermaga Kemenangan
-
Tak Mau Kalah dari Prabowo, Anies Pasang Foto Pegang Semangka Besar di Profil IG dan Twitter
-
Bukannya Naik, Suara Prabowo Malah Tergerus Gegara Pilih Gibran
-
Disinggung Siap Disanksi PDIP Usai Dukung Prabowo-Gibran, Bobby: Pilihan Ada di Kita
News
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
Terkini
-
Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral
-
Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak
-
Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik
-
Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri
-
Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat