Sebuah akun Instagram dengan nama @arabsofcanada belum lama ini membagikan sebuah video yang memperlihatkan aksi vandalisme pada outlet fashion ZARA.
Menurut keterangan video yang dibagikan akun tersebut, aksi vandalisme yang dilakukan pada brand fashion ternama itu terjadi di Canada.
"Montreal, Kanada. Keterlibatan korporasi dalam pendudukan “Israel” dan kejahatan perang kini memiliki konsekuensi yang nyata," tulis akun @arabsofcanada dikutip pada Senin (11/12/2023).
Terlihat tulisan ZARA di outlet tersebut dicoret dan diganti dengan tulisan Gaza menggunakan cat warna merah. Ada juga tulisan "Free Gaza" dan "Free Palestine" di setiap spot yang terdapat tulisan ZARA.
Akses pintu masuk kaca juga tak luput dari aksi vandalisme sebagai bentuk protes atas kampanye yang dilakukan ZARA belakangan ini.
Aksi Vandalisme di Outlet Zara
Diketahui bahwa ZARA sebelumnya telah melakukan sebuah kampanye merilis koleksi fashion terbarunya dengan tema yang menyerupai genosida yang terjadi di Gaza.
Latar belakang pemotretan dalam kampanye tersebut dihiasi dengan adanya reruntuhan puing-puing dan patung persis kondisi Gaza saat ini.
Seorang model yang terlibat dalam kampanye tersebut bahkan terlihat menggendong sebuah patung yang sudah dibalut kain putih mirip jenazah seorang muslim yang dikafani.
Atas dasar hal tersebut brand ZARA terancam boikot dan kini diperparah dengan aksi vandalisme yang cukup serius.
Video aksi vandalisme terhadal brand ZARA yang terjadi di Canada itu diuunggah ulang akun @tanyakanrl dan menuai reaksi netizen.
"Miris sekaligus kagum liat fenomena sekarang yg nyatanya masyarakat di barat lah yg terlihat peduli sama Palestina ketimbang mayoritas di negara2 Arab," tulis akun @aff***
"Anyway, itu tuh termasuk vandalism dan tindak kriminal lho. kalo mau boikot tuh bisa dengan cara lain yang engga sampe termasuk tindakan kriminal," sambung akun @clx***
Rupanya selain aksi vandalisme, salah satu outlet ZARA yang tidak diketahui lokasinya juga tampak didatangi beberapa orang yang membawa bungkusan putih menyerupai jenazah bayi yang dibungkus kain kafan.
Orang-orang yang membawanya lalu meletakannya pada meja kasir dan menjadi perhatian para pengunjung outlet brand fashion ternama tersebut.
Hingga berita ini diturunkan brand ZARA masih menjadi trending topik di media sosial X.
Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Sinopsis Your Mother Your Mother Your Mother, Angkat Kisah Pembunuh Bayaran
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
-
CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
Artikel Terkait
-
ZARA Diboikot, Ini Deretan Artis yang Kedapatan Sering Pakai: Ada Lesti Kejora, Azizah Salsha, dan Fuji
-
Lebih dari Boikot, Toko Zara di Negara Ini Jadi Sasaran Amarah Pendukung Palestina
-
Brand Zara Tarik Kampanye Iklan Terbaru setelah Muncul Seruan Boikot
-
Siapa pemilik ZARA? Dikecam karena Iklannya Dinilai Hina Korban Genosida di Palestina
-
10 Fakta Tentang Zara, Merek Fesyen yang Dikecam Usai Hida Penderitaan Genosida di Gaza
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?