Yoursay Daebak Season 4 kembali hadir dan mengajak para pesertanya untuk belajar bahasa Korea dari lagu-lagu K-pop. Kapan lagi belajar bahasa Korea sambil fangirling-an?
Acara yang diadakan selama dua hari ini, tepatnya pada hari Kamis-Jumat, 18-19 Januari 2024, dipandu oleh Feby Ssaem dan Maura Ssaem dari Taeyang Kulture.
Tema kelas bahasa Korea kali ini adalah ‘Mastering Korean Language Through K-pop Vibes’.
Yuk, simak keseruan kelas bahasa Korea bersama Yoursay dan Taeyang Kulture hari pertama dan kedua berikut ini!
Hari Pertama: Pengenalan Huruf Hangeul
Hari pertama kelas bahasa Korea ini membahas tentang huruf-huruf apa saja yang ada di dalam hangeul alias alfabet versi Korea. Pelajaran tentang hangeul ini dipandu oleh Feby Ssaem.
Hangeul atau huruf Korea ternyata juga memiliki sejarahnya tersendiri. Rupanya, sebelum adanya hangeul atau sistem penulisan huruf Korea seperti sekarang, dulunya masyarakat Korea menggunakan Hanja atau karakter China untuk menulis.
Namun, karena penggunaan Hanja yang sangat susah dan sulit, Raja Sejong menciptakan Hangeul pada tahun 1446 agar masyarakat Korea bisa membaca dan menulis dengan mudah.
Huruf hangeul sendiri terdiri dari huruf vokal dan konsonan. Ada 19 bentuk konsonan dan 21 vokal, sehingga total jumlahnya ada 40 huruf.
Kelas di hari pertama ini membahas tentang huruf-huruf tersebut secara rinci satu per satu. Feby Ssaem memberikan penjelasan dengan lengkap mulai dari cara mengucapkan, menulis, sampai merangkainya menjadi sebuah kata.
Feby Ssaem juga memberikan saran langkah apa yang bisa dilakukan setelah menguasai hangeul.
“Seperti bahasa asing lainnya, setelah mengetahui cara bacanya, tau aturan bacanya, yang pertama harus kita lakukan adalah cara membuat kalimatnya mungkin. Jadi bisa dimulai dari struktur kalimatnya. Nanti tentang tata bahasa bisa dipelajari pelan-pelan,” ujar Feby Ssaem.
Urutan belajar bahasa Korea dari awal yaitu belajar hangeul, lalu struktur kalimat, dilanjutkan dengan partikel, dan yang terakhir akhiran kalimat yang biasanya membentuk tesis dan lain-lain.
Hari Kedua: Perkenalan ala Idol K-pop
Hari kedua kelas bahasa Korea membahas tentang perkenalan dalam bahasa Korea. Kali ini, pelajaran dipandu oleh Maura Ssaem.
Ada banyak kosakata baru yang diperkenalkan, di antaranya nama-nama negara dan pekerjaan-pekerjaan dalam bahasa Korea.
Hari kedua ini juga belajar tentang kalimat perkenalan dalam bahasa Korea, serta berbagai tingkatan ‘kesopanan’ dalam bahasa Korea.
Ada beberapa grammar yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahasa Korea untuk membedakan kalimat pernyataan dan kalimat pertanyaan.
Maura Ssaem juga mengajarkan tentang hal-hal apa saja yang tidak boleh diucapkan ketika berbicara dalam bahasa Korea terhadap orang yang lebih tua atau orang yang baru pertama kali ditemui.
Penggunaan panggilan ‘kamu’ dalam bahasa Korea jarang digunakan karena dianggap kurang sopan, apalagi terhadap orang yang tidak dekat atau orang yang lebih tua.
Kita bisa menggantinya dengan memanggil seseorang langsung menggunakan nama mereka dan ditambah akhiran ‘-ssi’.
Maura Ssaem juga memberikan saran cara menambah kosakata dalam bahasa Korea.
"Cara menambah kosakata bahasa Korea, bisa cek satu-satu di kamus dari barang-barang yang ada di sekitar kita. Boleh tulis di post it dan ditempel di benda tersebut bahasa Koreanya, itu salah satu caranya," ujar Maura Ssaem.
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
News
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Opornya Hangat, Tapi Kok Hati Dingin? Rahasia di Balik Rasa Hampa Saat Bulan Suci
-
Seni Memilah Prioritas di Buku Mencari Intisari Karya Sherly Annavita
-
Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan
-
Paket Menumpuk, Kurir Kewalahan: Wajah Lain Ramadan Jelang Lebaran
Terkini
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Review Film Marty Supreme: Perjalanan Gelap Seorang Underdog yang Ambisius!
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
Tips PDKT Lewat Gelas: Anime Botan Kamiina Siap Bikin Kamu "Mabuk" Cinta di April 2026!