Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan petugas Damkar yang sedang mengamankan seekor kucing oyen yang akhir-akhir ini dilaporkan warga sekitar karena meresahkan.
Dalam keterangan video yang diunggah ulang akun @kegblgnunfaedh pada Selasa (30/01/2024) petugas Damkar mendapatkan laporan tentang adanya seekor kucing yang bertindak agresif di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Kucing oyen tersebut dikabarkan telah melukai 3 warga sekitar. Salah satu warga yang menjadi korban bahkan harus mendapatkan jahitan karena cakaran kucing oyen tersebut.
Tidak hanya melukai warga, kucing oyen juga kerap berkelahi dengan kucing peliharaan warga lainnya.
Warni, salah satu warga yang menjadi korban keganasan kucing oyen mengungkapkan ia tidak menyangka akan diserang secara tiba-tiba oleh kucing oyen, akibatnya betis serta telapak kaki Warni terkena cakaran kucing oyen yang agresif tersebut.
"Itu kucing emang galak banget, kalau diusir 'hus hus' gitu, malah nyerang jadi pada takut, makanya panggil Damkar karena galak kucingnya," tutur Warni dikutip pada Rabu (31/01/2024).
Khawatir akan melukai anak-anak karena tindakan agresifnya, warga sekitar lalu melaporkan kucing oyen itu pada petugas Damkar.
Setelah mendapat laporan dari warga, petugas Damkar lalu mendatangi lokasi pelapor dan memeriksa korban dan juga saksi yang mengetahui keberadaan Si Oyen.
Saat dilakukan pencarian, petugas Damkar akhirnya menemukan keberadaan Si Oyen di sebuah warung bakso di kawasan Stadion Pakansari, Bogor. Salah seorang petugas Damkar terlihat menggendong kucing oyen itu dengan cara memegang leher dan tubuhnya.
Tanpa perlawanan berarti, kucing oyen itu tampak pasrah digelandang oleh petugas Damkar. Proses penangkapan kucing oyen itu turut menyita perhatian warga sekitar yang ingin melihat dan merekamnya.
Kucing Oyen Lukai Warga
"Itu baru seekor oren, masih banyak oren lainnya di muka bumi ini sedang membentuk aliansi menguasai bumi," tulis akun @inse***
"Oyen si Preman Pakansari senggol gigit cakarr, baiknya dibawa ke dokter hewan, takutnya ada trauma ato hal lain makanya galak gitu," sambung akun @xba***
"Kita harus melihat dari sudut pandang pandang lain, mungkin meng nya ada trauma masa lalu hingga bisa berbuat kek gitu," komen akun @Cel***
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Nasib Warga Gaza Minum Air Cuci Piring Demi Bertahan Hidup, Semua Ulah Serangan Israel yang Tak Kunjung Berakhir
-
8 Arti Mimpi Digigit Kucing Peliharaan, Lagi Merasa Terancam?
-
Sering Gigit dan Cakar Warga, Kucing Oren di Pakansari Dievakuasi Damkar
-
Masuk Kampung Susun Bayam Wajib Izin Jakpro, Jurnalis Malah Ditakut-takuti soal Bentrok Warga-Petugas
-
Viral! Pria Bercelana Pendek yang Bakar Masjid di Sunter Jakut Ternyata Warga Sekitar, Apa Motifnya?
News
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis