Mahfud MD menjawab tudingan bahwa dirinya tidak terima atas kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 hingga soal pemakzulan Jokowi. Jawaban tersebut disampaikan Mahfud dalam sesi diskusi tentang kekisruhan Pemilu 2024 di X pada Senin (26/2/2024).
Seorang netizen menyinggung terkait dengan banyaknya pihak yang takut jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden serta ide pemakzulan Jokowi. Ia juga meminta Mahfud MD untuk mengakui kemenangan paslon 02 Prabowo-Gibran.
"Banyak yang takut pak @prabowo jadi Presiden, banyak yang tdk senang sama pak @jokowi sehingga muncul ide pemakzulan atau apapun namanya. Akui aja kemenangan, 5 tahun lagi bertarung kembali dengan paslon yg berbeda. Demikian prof @mohmahfudmd," tanya akun @adelia****1986.
Mahfud MD dari sudut pandang hukum menjelaskan tentang hukum adresat untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta adresat angket untuk presiden terkait pengadilan masalah pemilu.
"Jalur hukum adresatnya KPU yang vonisnya hasil pemilu bisa dibatalkan oleh MK asal ada bukti yang valid dan SIGNIFIKAN, bukan bukti sembarangan. Validasi bukti nanti dilakukan di sidang MK." jawab Mahfud.
BACA JUGA: Kekecewaan Radja Nainggolan, Makin Kuatkan Alasan STY Tak Mau Pakai Pemain Liga 1 Indonesia
"Adapun adresat angket adalah Presiden karena kebijakannya yang terkait pelaksanaan UU dalam kebijakan apa pun, termasuk kebijakan yang kemudian terkait dengan pemilu (bukan hasil pemilu)." sambungnya.
Oleh karena itu, melalui jalur hukum adresat dapat digunakan untuk menggugat kemenangan Prabowo. Sementara jalur angket bisa dipakai untuk mengadili Jokowi secara politik.
"Keputusan Angket adalah politik. Jadi jika dipersonifikasikan, jalur hukum itu untuk menggugat kemenangan Pak Prabowo, sedang jalur angket untuk mengadili Pak Jokowi secara politik. Keduanya jalur yang terpisah." pungkas Mahfud MD.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
Artikel Terkait
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual