Pegi Setiawan alias Perong, seorang buron selama 8 tahun, dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon pada tahun 2016 yang kini telah ditangkap polisi tersebut diyakini asli dan tak salah orang.
Hal ini disampaikan oleh tim kuasa hukum keluarga Vina dalam sebuah potongan video yang diunggah oleh akun Instagram @dunia_kaumhawa.
Dewi Intan, salah satu kuasa hukum keluarga Vina menyatakan, terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa sosok Pegi yang dihadirkan Polda Jabar memang buronan yang selama delapan tahun terakhir dicari.
"Jadi, rilis Polda tadi sudah ditunjukkan beberapa bukti, bahwa Pegi yang dihadirkan, alias Perong, alias Robi Irawan itu memang sudah mengganti identitas," ungkap Dewi Intan seperti dikutip dari video unggahan Instagram @dunia_kaumhawa pada Senin (27/5/2024).
"Pada tahun 2016 polisi juga pernah mendatangi rumahnya dan menyita motor yang digunakan pada saat kejadian," sambungnya.
Terdapat hal yang mencengangkan ketika kuasa hukum keluarga mendiang Vina mengungkapkan bahwa terdapat peran ayah kandung Pegi, yakni Saprudi yang turut membantu Pegi dalam penggantian identitas.
"Terus ada fakta baru lagi, bahwa ayah kandungnya Pegi ini mengaku sudah bercerai dan mengaku kepada warga bahwa Robi ini adalah keponakan, jadi tidak diakui sebagai anak," tambah Dewi Intan.
"Ini merupakan rangkaian berita bohong yang dalam beberapa tahun ini direkayasa oleh Robi alias Perong alias Pegi Setiawan," ujarnya di hadapan wartawan.
Menurut kuasa hukum keluarga Vina, masyarakat hendaknya tidak fokus terhadap pembelaan Pegi yang mengaku dirinya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.
"Kalau Pegi lalu mengatakan 'Saya tidak bersalah. Saya berani dihukum mati'. Itu sah-sah saja sebagai pembelaan dia. Tapi, masyarakat harusnya jangan fokus ke situ," ungkap Dewi Intan berharap.
Kuasa hukum keluarga Vina berharap agar masyarakat tidak membuat proses penangkapan pelaku kasus pembunuhan Vina ini semakin runyam dengan menuding polisi salah tangkap.
"Masyarakat harus percaya bahwa ini sudah terjadi penyelidikan, ada saksi. Itu sudah ditetapkan sebagai tersangka yang betul-betul dirilis hari ini. Jadi, jangan membelunder ke mana-mana lagi," lanjutnya.
Melansir dari laman Suara.com pada Selasa (28/5/2024) Saprudi yang merupakan ayah kandung Pegi mengatakan kepada warga bahwa Pegi berstatus keponakan bukan anak kandungnya itu semenjak September 2016 hingga 2019.
Identitas tersebut yang kemudian dipakai oleh Pegi untuk menyewa kontrakan di kawasan Katapang, Kabupaten Bandung bersama ayahnya.
Hasil penyelidikan polisi juga mengungkap bahwa Pegi Setiawan memiliki dua akun Facebook, satu bernama Pegi Setiawan dan satunya lagi Robi Irawan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Penyimpanan Internal 256 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya
-
4 Rekomendasi HP Layar Lengkung Terbaik 2026, RAM Besar Harga Mulai Rp 2 Jutaan
-
Huawei Nova 14i Diluncurkan di Hong Kong, Andalkan Chipset Snapdragon 680 dan Penyimpanan 256 GB
Artikel Terkait
-
4 Klarifikasi Linda: Bukan Istri DPO Andi, Tidak Berteman dengan Vina hingga Pihak Film Tak Minta Izin
-
Buat Gaduh dan Dianggap Bisa Pengaruhi Proses Penyidikan, Film Vina: Sebelum 7 Hari Diadukan ke Bareskrim Polri
-
Inkonsistensi Polisi di Kasus Vina Cirebon Bikin Publik Ragu, Pegi Diprediksi Antiklimaks
-
Daftar Panjang Kasus Pembunuhan Tak Terpecahkan di Indonesia Selain Vina Cirebon
-
Jejak Kejahatan Sunjaya Purwadi Sastra, Si Bupati Cirebon 15 Menit yang Korupsi Rp64 Miliar!
News
-
Mengenal 6 Tipe Kepribadian Perempuan: Kamu Alpha, Beta, atau Sigma?
-
Di Antara Batu, Kami Bertumbuh
-
Berhenti Jadi People Pleaser! Ini Cara Mulai Menghargai Diri Sendiri
-
Macan Tutul di Bandung dan Tragedi Gajah Riau: Siapa yang Sebenarnya Menyerobot Wilayah?
-
5 Fakta Menarik Tarsius, Si Mata Besar Penjaga Hutan Sulawesi
Terkini
-
Cha Ga Won Terlilit Utang, EXO CBX dan The Boyz Akan Hadapi Resiko Buruk?
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Seni Mengelola Cemas untuk Hidup yang Lebih Tenang di Buku Bye-Bye Anxiety
-
Misteri Buku Harian dan Kutukan Turun Temurun
-
Pertigaan Sumur Mati Rumah Belanda