Padmanaba Matsuri atau sering disebut PadzTsuri, menjadi salah satu bagian dari rangkaian acara Pekan Peringatan Hari Padmanaba (PPHP) ke-82. PadzTsuri, merupakan kegiatan yang mengangkat tema festival Jepangan.
Sejumlah acara seru akan meramaikan event PadzTsuri. Mulai dari Japanese bazaar, penampilan dari internal maupun eksternal, lomba makan ramen dan takoyaki, permainan kostum karakter Jepang (cosplay), cosplay competition (coscom), dan cosplay walk (coswalk) atau berjalan di atas catwalk
dengan kostum karakter jejepangan.
Mengangkat tagline "Experience the warmth and joy : Matsuri, Where The Spirit Begins and Never
Fades", PadzTsuri tahun ini menggambarkan suatu langkah kehidupan yang terus melaju dengan
memberikan pengalaman yang menghangatkan, penuh kegembiraan, serta membawa kenangan manis yang tidak akan hilang.
PadzTsuri #2 akan dilaksanakan pada Sabtu, 21 September 2024 mendatang di Lapangan Widoro Kandang SMAN 3 Yogyakarta.
Yang tak kalah ditunggu-tunggu dari penyelenggaraan lomba berhadiah jutaan rupiah. PadzTsuri #2 mengadakan berbagai lomba seperti cosplay competition, lomba makan takoyaki & ramen, serta lomba band. Lomba ini dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.
Padztsuri #2 juga akan diramaikan dengan bazaar yang berlangsung selama berjalannya acara. Siswa-siswi SMA Negeri 3 Yogyakarta, maupun UMKM dari masyarakat ikut berpartisipasi di dalam bazaar ini.
Selain lomba dan bazar, PadzTsuri juga menyajikan berbagai penampilan yang memukau. Padztsuri #2 juga menghadirkan berbagai guest star menarik yang tentunya akan memeriahkan acara ini.
Guest star ini di antaranya adalah Cnoir, Iris, dan juga Eurifessa. Selain itu, PadzTsuri juga akan mengundang special guest lho! Semakin penasaran dengan keseruannya? Kapan lagi bisa ketemu dengan idola sambil menikmati jejepangan? Ayo join PadzTsuri!
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
-
Rogoh Miliaran untuk Oplas, Influencer Ini Alami Perubahan Fisik Luar Biasa usai Dibully 'Jelek' Sejak Kecil
-
Cinta yang Berubah Menjadi Teror, Suami di Jepang Ditangkap karena Ganggu Istri dengan Telepon
-
Angkara Murka, Film Raihaanun Siap Guncang Festival Film Internasional!
-
Pestapora Pertamina Fastron 2024 Hadirkan Musik Paling Meriah Mulai Besok
-
Cemburu dan Posesif, Suami di Jepang Dipolisikan usai Telepon Istri 100 Kali Sehari dengan Nomor Rahasia
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam