M. Reza Sulaiman | AHMAD NAUFAL TIRUS
Ilustrasi angpao imlek (pinterest/@Angela Sgro)
AHMAD NAUFAL TIRUS

Perayaan Imlek identik dengan tradisi berbagi angpau sebagai simbol keberuntungan. Namun, di era digital ini, para pelaku kejahatan siber justru memanfaatkan momen tersebut untuk menyebarkan "angpau maut" melalui tautan (link) palsu di aplikasi pesan instan.

Modus penipuan ini dirancang sangat rapi untuk mencuri data pribadi hingga menguras saldo rekening korban. Sebelum Anda tergiur mengeklik tautan hadiah yang masuk ke ponsel, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri phishing agar terhindar dari kerugian finansial yang fatal.

1. Nama Domain Situs yang Mencurigakan

Ciri utama dari penipuan angpau digital adalah penggunaan nama situs web yang tidak resmi atau terlihat aneh. Para penipu sering kali menggunakan domain gratisan atau singkatan yang menyerupai nama instansi populer untuk mengelabui korban.

Jika tautan yang Anda terima tidak berasal dari domain resmi perbankan atau dompet digital yang sah, besar kemungkinan itu adalah jebakan untuk mencuri informasi akses perangkat Anda.

2. Meminta Data Sensitif Melalui Formulir Palsu

Waspadalah jika setelah mengeklik tautan, Anda diarahkan untuk mengisi formulir yang meminta data pribadi secara berlebihan, seperti NIK, tanggal lahir, hingga nama ibu kandung.

Platform pembagian angpau yang asli tidak akan pernah meminta informasi yang bersifat rahasia di luar aplikasi resminya. Data-data sensitif tersebut biasanya akan digunakan oleh pelaku untuk melakukan pengambilalihan akun atau transaksi ilegal tanpa sepengetahuan Anda.

3. Taktik Manipulasi Psikologis (Urgency)

Pesan penipuan sering kali disertai dengan kalimat yang mendesak, seperti "Klaim sekarang sebelum kuota habis!" atau "Hanya berlaku dalam 10 menit!". Tujuannya adalah agar Anda merasa panik dan terburu-buru mengeklik tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Manipulasi ini sangat efektif menjebak orang yang kurang waspada terhadap keamanan siber, terutama di tengah kegembiraan momen hari raya.

Keamanan siber di tangan Anda sendiri dimulai dari sikap skeptis terhadap pesan-pesan yang menawarkan hadiah gratis secara mendadak. Selalu lakukan cross-check melalui media sosial atau situs resmi perusahaan yang bersangkutan sebelum berinteraksi dengan tautan asing.

Mari jaga momen Imlek tahun ini tetap aman dengan menjadi pengguna internet yang cerdas dan waspada terhadap segala bentuk ancaman digital.