Di usia muda, banyak orang mulai menyusun berbagai rencana untuk masa depan. Ada yang menargetkan karier impian, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, membangun usaha sendiri, hingga mencapai tujuan finansial tertentu sebelum usia 30 tahun.
Tidak sedikit pula yang membuat target tahunan sebagai cara untuk mengukur perkembangan diri. Mulai dari meningkatkan keterampilan, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, hingga mewujudkan berbagai impian yang telah lama direncanakan.
Memiliki tujuan dan rencana tentu menjadi hal yang positif. Rencana dapat membantu seseorang menentukan arah serta langkah yang perlu diambil untuk mencapai masa depan yang diinginkan. Namun, di tengah berbagai target yang telah disusun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu kenyataan bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai skenario.
Ada kalanya seseorang yang telah mempersiapkan karier dengan matang justru harus menghadapi kehilangan pekerjaan. Ada pula yang sudah merancang perkembangan usaha, tetapi menghadapi tantangan yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Risiko lain seperti sakit mendadak atau kecelakaan juga bisa datang tanpa peringatan.
Situasi seperti itu mengingatkan bahwa tidak semua hal dalam hidup dapat diprediksi maupun dikendalikan. Sebaik apa pun rencana yang disusun, selalu ada kemungkinan munculnya kejadian yang berada di luar ekspektasi.
Ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan, banyak orang menganggapnya sebagai kegagalan. Padahal, pengalaman menghadapi situasi tak terduga sering kali menjadi bagian penting dari proses belajar dalam kehidupan.
Tidak sedikit orang yang menemukan perspektif baru setelah mengalami masa sulit. Ada yang menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan, lebih siap menghadapi perubahan, atau bahkan menemukan peluang yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
Karena itu, memahami risiko bukan berarti berpikir pesimistis terhadap masa depan. Sebaliknya, kesadaran bahwa risiko dapat muncul kapan saja dapat membantu seseorang lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi dalam hidup.
Menariknya, setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda ketika berhadapan dengan risiko. Ada cerita tentang usaha yang gagal lalu bangkit kembali, perubahan hidup akibat kondisi kesehatan, hingga keputusan besar yang harus diambil setelah menghadapi situasi yang tidak direncanakan.
Cerita-cerita tersebut sering kali menyimpan pelajaran berharga. Bukan hanya bagi orang yang mengalaminya, melainkan juga bagi orang lain yang mungkin sedang menghadapi tantangan serupa.
Pengalaman-pengalaman tersebut menunjukkan bahwa setiap risiko dapat menghadirkan pembelajaran yang berbeda. Karena itulah, cerita tentang menghadapi situasi yang tidak terduga layak untuk dibagikan agar dapat menjadi inspirasi dan bahan refleksi bagi lebih banyak orang.
Berangkat dari pemikiran bahwa setiap pengalaman memiliki nilai dan pembelajaran, Indonesia Financial Group (IFG) BUMN Holding Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, bersama Suara.com menghadirkan Kompetisi Video Storytelling IFG dengan tema "Hidup Penuh Rencana, Risiko Tak Pernah Minta Izin".
Melalui kompetisi ini, masyarakat diajak membagikan kisah, pengalaman, maupun refleksi tentang bagaimana mereka menghadapi berbagai risiko dalam kehidupan sehari-hari melalui video pendek yang diunggah di TikTok maupun Instagram Reels.
Kompetisi Video Storytelling IFG berlangsung pada 12 Mei hingga 20 Juni 2026. Setelah proses penjurian pada 26 Juni 2026, para pemenang akan diumumkan pada 30 Juni 2026.
Kompetisi ini juga menawarkan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh Rp5.000.000, juara kedua Rp3.000.000, dan juara ketiga Rp2.000.000. Selain itu, terdapat tujuh juara favorit yang masing-masing berhak mendapatkan Rp1.000.000. Seluruh pemenang juga akan memperoleh e-sertifikat.
Bagi kamu yang memiliki cerita tentang momen ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana, kompetisi ini dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus menginspirasi orang lain. Siapkan videomu dan ikut serta dalam Kompetisi Video Storytelling IFG. Sebab pada akhirnya, hidup memang penuh rencana, tetapi risiko tak pernah meminta izin saat datang.
Baca Juga
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
-
Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi
-
Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
Artikel Terkait
-
3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda
-
Panduan Anak Muda Raih Sukses Tanpa Tumbang Mental Karya Iqro' Firdaus
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
News
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
Terkini
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
-
Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi
-
Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak