Banyak anak muda sering kali terjebak dalam dilema antara mengejar kesuksesan materi dan mempertahankan nilai-nilai agama. Di toko buku, sering ditemukan buku motivasi yang terlalu condong pada satu sisi saja. Ada buku yang bertujuan agar pembaca mengejar kekayaan demi status sosial tetapi mengabaikan ketenangan diri. Di sisi lain, ada juga buku agama yang memandang miring pencapaian materi. Melalui buku berjudul Saatnya Mewujudkan Impian yang diterbitkan oleh DIVA Press, Iqro' Firdaus mencoba menjembatani dua perbedaan tersebut dengan menawarkan jalan tengah yang sukses sekaligus berkah.
Secara tema, buku setebal 248 halaman ini membawa gagasan bahwa menjadi kaya di masa muda bukanlah sifat serakah, melainkan sebuah tanggung jawab moral dan bagian dari ibadah. Kekuatan utama buku ini terletak pada isinya yang tidak sekadar megurai janji, melainkan didukung oleh data nyata dan sejarah yang jelas. Sebagai contoh, pada Halaman 5, penulis menampilkan hasil survei Business 2 Community yang mencatat bahwa 88% anak muda usia 18–25 tahun hidup demi mengejar kekayaan, dan hanya 10% yang fokus pada kehidupan beragama.
Iqro' Firdaus tidak menyalahkan kenyataan tersebut. Ia justru memberikan penjelasan sejuk lewat sejarah Islam. Penulis mengingatkan bahwa Rasulullah SAW. dan para sahabat adalah pekerja keras yang memiliki kekayaan berlimpah. Lewat contoh sejarah ini, pembaca disadarkan bahwa Islam tidak pernah menuntut umatnya untuk hidup miskin, melainkan mendorong mereka untuk kaya agar bisa lebih banyak membantu sesama.
Dari segi gaya penyampaian, penulis menggunakan bahasa yang lugas, teratur, dan mudah dimengerti. Urutan bahasannya dibuat bertahap dari bab ke bab sehingga nyaman dibaca. Bab awal dimulai dengan membongkar kebiasaan buruk, bab tengah membahas cara mengatasi rasa takut, dan bab akhir ditutup dengan langkah nyata untuk sukses.
Kelebihan fisik dari buku ini juga sangat mendukung mobilitas anak muda zaman sekarang. Dengan dimensi 13 x 19 cm, ukurannya tergolong ringkas, ringan, dan praktis untuk dibawa bepergian. Selain itu, kelebihan isinya terlihat saat penulis membedah masalah mental anak muda secara mendalam.
Namun, buku terbitan tahun 2016 ini memiliki kelemahan pada beberapa isinya yang terasa agak ketinggalan zaman untuk situasi sekarang. Beberapa data riset, contoh kasus, serta strategi pencarian kerja yang dipaparkan di dalamnya mengacu pada kondisi satu dekade lalu, sehingga tips praktisnya kurang begitu sesuai dengan peluang mencari nafkah masa kini. Meskipun demikian, pembahasan selain itu—seperti motivasi dasar, pengelolaan mental, dan nilai-nilai spiritualnya—tetap sangat relevan dan tidak lekang oleh waktu untuk diterapkan kapan saja.
Nilai edukasi penting dari buku Saatnya Mewujudkan Impian adalah pentingnya keseimbangan antara tindakan nyata dan kesiapan mental. Buku ini mengajarkan bahwa kesuksesan finansial harus sejalan dengan kesehatan mental serta spiritual. Intinya, sebelum mengejar kekayaan materi, kita perlu menyiapkan mental, ilmu, dan akhlak agar tidak terjebak dalam sifat pamer atau pelit.
Buku ini sangat direkomendasikan untuk pembaca umum, khususnya anak muda atau pekerja yang sering merasa cemas akan masa depan. Di tengah kesibukan dunia kerja yang melelahkan fisik dan pikiran, isi buku ini hadir sebagai pengingat agar kita bisa sukses tanpa harus stres atau salah melangkah.
Secara keseluruhan, isi buku ini mengalir dengan sangat rapi. Walaupun memiliki kekurangan dari segi pembaruan konteks zaman, buku ini berhasil memberikan panduan seimbang antara mengejar harta dunia dan menjaga ketenangan batin. Sebuah bacaan penuh informasi dan edukasi yang sangat cocok bagi generasi muda yang sedang merancang masa depan mereka agar tetap terarah.
Identitas Buku
- Judul Buku: Saatnya Mewujudkan Impian
- Penulis: Iqro' Firdaus
- Penerbit: DIVA Press
- Tahun Terbit: 2016
- Cetakan: Cetakan Pertama, November 2016
- ISBN: 978-602-391-275-9
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Sebelum Mengerti Belajarlah Menghormati: Menghidupkan Kembali Tata Krama di Tengah Krisis Moral
-
Perjuangan Menjadi 'Mandiri' di Jakarta: Realitas Pahit yang Dibalut Komedi dalam Novel ANJAS
-
Bukan Asal, Menulis itu Ada Seninya! Membaca Buku Dunia Kata
-
House of the Dragon Season 1: Sebuah Pengkhianatan Terbesar di Westeros!
-
Cerita Sebelum Bercerai: Mengingat Kembali Alasan untuk Bertahan
Terkini
-
Dari Peradaban hingga Nina, Hindia Raih Penghargaan di Music Awards Japan!
-
Timnas Qatar dan Satu Poin di Piala Dunia yang Layak Dirayakan
-
KB Gantari dan Ruang Creative Jadi Ruang Anak Tumbuh Kreatif Lewat Bermain
-
Misteri Lawang Putih: Jejak Gaib Masa Lalu
-
Komedi Adalah Kunci: Ketika Humor Menjadi Cara Bertahan di Tengah Tekanan