Ilustrasi pacaran (pexels.com/@qmanfotos)
Tak perlu kau beri kabar, Kekasih
kalau di persimpangan kenangan dan masa lalu
kau berhasil meminang kupu-kupu
yang kukenal betul setiap kepakan sayapnya tak bisa memanggul debu
Kau goda malam yang tak lagi perawan
dengan janji patah-patah di bawah lengkung janur
katamu, “Cinta tak cukup di kasur.
Perlu pindah ke sumur dengan segala tetek bengek di dapur”
Bersabarlah, Kekasih
belajarlah dari berharap
yang selalu sisakan asa
seperti manusia yang berusaha
menafsirkan kepak burung yang sehari terbang tak pernah turun ke dahan
seperti itu pula aku mendulangmu dengan perumpamaan
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru
-
Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan