
Kuasa ilusi selalu berucap tanpa usai. Ilusi menjadi cerminan segala rupa kebohongan kehidupan dunia. Menjadi petuah yang nyata akan kehidupan dunia yang sebenarnya.
Rupa kehidupan yang selama ini penuh polesan segala kesucian tingkah manusia. Tingkah manusia yang amat licik dengan sempurna. Tingkah licik yang terbungkus dalam topeng kesucian tingkah.
Tingkah yang suci berlagak bagai orang yang amat bijak kepada sesamanya. Yang tersimpan hakikat kejahatan yang amat luar biasa di dalaamnya. Menjadi cerminan betapa kejamnya kehidupan dunia.
Kehidupan dunia yang tak seindah dalam sirkus layar kaca. Yang tampak baik-baik saja penuh ketentraman yang sangat meneduhkan setiap langkah manusia. Namun penuh kejahatan yang luar biasa yang tampak dengan jelas.
Ilusi yang bergema amat nyata dalam rupa kebinasaan setiap nurani yang berkata. Ilusi yang berucap pada tingkah sesat setiap manusia yang dengan bangganya ditunjukkan pada dunia.
Melibas secara perlahan dibalik topeng kesucian yang selalu menjadi senjata pamungkas manusia tuk menipu sesamanya.
Bertautan dalam ungkapan pilu alam raya yang tak sanggup menatap seluruh hamparan kebohongan kehidupan dunia. Menjadi cerminan yang nyata akan buruk rupa setiap tingkah manusia.
Kuasa ilusi kehidupan dunia tak pernah usai hingga menunggu tanda kehancuran dunia yang semakin mendekat. Tanda kehancuran yang semakin mendekat takkan pernah diketahui oleh setiap manusia menjadi misteri.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
Turun ke Jalan Bareng Mahasiswa, Demo Emak-emak Tolak UU TNI: Kami Tak Ingin Orba Kembali!
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
-
Rayakan Hari Puisi Sedunia Lewat 5 Buku Puisi Terbaik Karya Sastrawan Dunia
Sastra
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?