Hasil yang kurang maksimal didapat wakil Indonesia dalam laga babak 16 besar All England Open Badminton Championships 2025 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada Kamis (13/03/2025). Enam dari 10 wakil yang bertanding harus terhenti, termasuk dua juara bertahan Jonatan Christie dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto.
Namun, ditengah kandasnya sejumlah wakil Pelatnas di babak 16 besar, dua atlet profesional Indonesia sukses melenggang ke perempat final, yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dari ganda putra dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emmanuelle Widjaja dari ganda campuran.
Pada pertandingan babak kedua sektor ganda putra, Sabar/Reza pulangkan wakil China, Huang Di/Liu Yang. SabRez, sapaan akrab atlet profesional yang kini dibimbing coach Hendra Setiawan ini menang straight game 21-6, 21-18 atas Huang/Liu.
Penampilan impresif dan cepat menjadi kunci kemenangan Sabar/Reza. Terlebih kursi pelatih yang diisi coach Hendra semakin membumbungkan harapan badminton lovers agar duo ganda putra tersebut bisa melangkah semakin jauh dan naik podium tertinggi turnamen level Super 1000 ini.
Di sisi lain, atlet ganda putra non Pelatnas juga bermain tidak kalah apik di babak kedua. Rehan/Gloria berhasil revans dari Jesper Toft/Amalie Magelund usai kekalahan di final Orleans Masters 2025 pekan lalu.
Curi keunggulan di gim pertama, ReGlo kemudian kehilangan gim kedua setelah terjadi setting point. Namun, ReGlo justru semakin gencar unjuk performa terbaik di gim ketiga hingga akhirnya menang 21-16, 20-22, dan 21-12 atas Toft/Magelund.
Di perempat final nanti, Rehan/Gloria harus bersiap menghadapi ganda China, Feng Yanzhe/Wei Yaxin. Sementara Sabar/Reza akan bertemu wakil Taipei, Liu Kuang Heng/Yang Po Han.
Jika menilik pada peluang yang ada, seharusnya baik ReGlo maupun SabRez bisa mencuri kemenangan untuk melaju ke semifinal. Hanya saja, mereka harus lebih waspada dan berhati-hati mengingat lawannya tidak bisa diremehkan.
Meski baru dipasangkan, tetapi Feng Yanzhe/Wei Yaxin pernah menempati peringkat satu dan dua dengan partner sebelumnya. Sedangkan Liu/Yang juga terbilang pemain potensial yang sukses kalahkan Popov Brothers di babak pertama.
Baca Juga
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal
-
Soft Life In This Economy: Bisakah Tenang di Tengah Biaya Hidup Meningkat?
-
Gen Z dan Fenomena Dating Fatigue: Saat Mencari Cinta Justru Bikin Lelah
-
Realita Sepi yang Disimpan Diam-diam: Beratnya Hidup Minim Support System
Artikel Terkait
-
All England 2025: Hanya 4 Wakil Indonesia yang Lolos Perempat Final
-
Rekap All England 2025 Day 1: 5 Wakil Indonesia Amankan Tiket Babak Kedua
-
All England 2025: Dua Tunggal Putri Indonesia Kompak Lolos Babak Kedua
-
Epic Comeback, ReGlo Kembali Permalukan Ganda Malaysia di All England 2025
-
Jadwal Laga 10 Wakil Indonesia di Babak 16 Besar All England 2025
Sport
-
Media Asing Sebut Timnas Indonesia Tak Miliki Filosofi Permainan yang Jelas
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
-
Disebut akan Dinaturalisasi, 2 Pemain Ini Disebut Sedang Dipantau oleh PSSI
-
Dragan Talajic Sindir Timnas Indonesia Terkait Jumlah Pemain Naturalisasi
-
Usulan Aprilia Kembali Dapat Penolakan, Kemarin Ducati Sekarang Jack Miller
Terkini
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
-
Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?
-
A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap