"Helm doang harganya jutaan bahkan belasan juta rupiah?!" Waduh. Bagi orang awam, pastinya bakalan percaya nggak percaya dong ya, kalau ada helm yang harganya fantastis. Lebih kaget dan susah dipercaya lagi saat tahu bahwa ada yang beli! Bahkan sengaja mencari helm premium tersebut sampai rela 'jemput bola' hanya sekadar mendapatkan helm premium yang diidam-idamkan.
Dilansir GridOto.com, harga helm bisa sebegitu fantastisnya bukan lantaran desain atau bahan pembuatannya saja, lho. Melainkan, pada helm kelas premium, biasanya terdapat tulisan 'emergency use only' pada bagian dalam sebelah kiri helm. Fitur ini bernama EQRS yang merupakan singkatan dari Emergency Quick Release System.
Dijelaskan, Arai sebagai merk helm pertama yang memiliki fitur EQRS. Tiap merk mempunyai istilah berbeda dalam penyebutan EQRS. Misalnya pada merk Bell, fitur ini dinamakan Magnefusion Emergency Release System.
Terus kenapa fitur Emergency Quick Release System, bisa bikin harga 1 helm jadi jutaan?
Ternyata, fitur ini mempermahal helm bukan tanpa sebab. Jadi, saat kamu dalam keadaan darurat, fitur EQRS pada helm branded ini bisa dikatakan mampu menyelamatkanmu dari kemungkinan yang lebih buruk saat terjadi kecelakaan.
Seperti apa cara kerjanya?
Masih mengutip dari GridOto.com, saat terjadi situasi darurat seperti kecelakaan, seseorang tidak bisa sembarangan menolong korban yang tergeletak begitu saja. Ketika korban kecelakaan dan tidak sadarkan diri, orang yang menolong bisa melepaskan helm yang masih terpasang pada korban tanpa banyak menggerakan leher dan kepala korban. Bagaimana caranya? Dengan menarik tanda bertuliskan "Pull strap down & back" sebagai petunjuk untuk melepas busa di pipi atau cheek pad pada helm.
Penolong dapat menarik tanda "Pull strap down & back" di pipi ke bawah sesuai petunjuk tulisan di helm. Jika busa bagian kedua pipi sudah lepas, tentunya akan mudah melepaskan helm dari kepala korban karena helm sudah longgar.
Jadi, salah jika kamu beranggapan bahwa helm akan mencegah kamu kecelakaan. Melainkan helm akan meminimalisir risiko yang lebih fatal saat terjadi kecelakaan. So, kalau sudah pakai helm premium, bukan berarti kamu bisa berkendara seenaknya dan ugal-ugalan, ya!
Tetap harus safety riding!
Baca Juga
-
Pusar Bumil Menonjol, Bahaya Nggak Sih? Ini Penjelasannya
-
Gemas Sih Boleh, Tapi Jangan Bercanda yang Justru Membahayakan Bayi!
-
Bener Nggak Sih Ibu Hamil Dilarang Minum Air Es? Ini Faktanya!
-
Anak-anak Benci Matematika? Pahami Dulu Yuk, Ini 5 Alasannya
-
Jangan Tahunya Cuma Kondom! Ini 5 Jenis Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan
Artikel Terkait
-
Instruktur Safety Riding Astra Honda Kembali Raih Prestasi di Kompetisi Level Asia & Oceania
-
Honda Kembali Utus Instruktur Safety Riding Terbaik ke Kompetisi Internasional
-
Yayasan AHM Latih Mahasiswa UIN SUKA Jadi Agen Safety Riding
-
Gemilang, Astra Motor Yogyakarta Juara Safety Riding Camp 2024
-
Generasi Muda Indonesia Bersatu Kampanyekan Keselamatan Berkendara di SRC 2024
Ulasan
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
First Impression Series 'Leap Day': Saat Ulang Tahun Jadi Kutukan Mematikan
Terkini
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga