Bagaimana jadinya jika tiba-tiba masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kita berubah menjadi para predator pemangsa manusia? Apa yang akan kita lakukan jika mereka tiba-tiba berubah menjadi sosok zombie yang ganas? Lalu, apa yang harus kita lakukan ketika bantuan sebagimana dinantikan tak kunjung datang untuk menyelamatkan kita dari wabah zombie?
Bertumpuk pertanyaan seperti di atas tentu terlontar dalam diri kita. Hal itu juga mungkin akan menjadi premis utama ketika dituntut harus mempertahankan hidup dari gelombang serangan zombie yang tiba-tiba saja mewabah di sekitar kita.
Nah, itulah yang dijadikan tema utama dalam film Korea Selatan berjudul #Alive. Film yang dirilis sempat viral lagi ini sebenarnya diliris pada tahun 2020 lalu. Alive dibintangi oleh Yoo Ah-in dan aktris kenamaan Park Shin Hye. Film bertema survival ini mengangkat tentang usaha manusia bertahan hidup dan mencari bantuan agar bisa bertahan dari serangan zombie yang tiba-tiba saja merebak.
Dalam film ini, dikisahkan bahwa infeksi virus tak dikenal, menjalari seluruh kota dan mengubah penderitanya menjadi makhluk yang haus darah. Dengan cepat, wabah ini pun merebak dan membuat keadaan menjadi kacau.
Para penyintas, tentu saja berusaha untuk mencari tempat yang aman agar bisa terhindar dari wabah ini. ada yang berupaya untuk kabur. Ada pula yang menutup diri di rumah masing-masing hingga unit bantuan datang. Sayangnya, unit bantuan yang diharapkan tak kunjung datang, sehingga mau tak mau para penyintas harus mencari cara untuk bisa keluar dari kota dan mendapatkan tempat perlindungan.
Semula, kedua tokoh utama, yakni Oh Joon-wo (diperankan oleh Yoo Ah-in) dan Kim Yoo-bin (diperankan oleh Park Shin Hye) memilih untuk berdiam diri di rumah. Memang, secara kepribadian, keduanya merupakan tipikal manusia yang anti sosial. Namun, pertahanan diri mereka mulai goyah ketika stok logistik mulai menipis. Sehingga, mau tak mau harus keluar dari rumah isolasinya dan berpindah ke tempat pengungsian.
Dengan usaha sendiri, Joon-wo dan Yoo-bin harus melewati badai zombie dalam upaya pelarian mereka. Di sinilah kita bisa melihat aksi seorang Park Shin Hye yang berubah menjadi garang kala menghantam para zombie dalam upaya pelariannya.
Selama ini, kita mengenal Park Shin Hye sebagai sosok yang anggun dan seringkali memerankan tokoh elegan nan kalem dalam film atau drama Korea lainnya. Namun, di film Alive ini, tuntutan untuk mempertahankan hidup, membuat Park Shin Hye berubah menjadi wanita yang gesit dan menanggalkan ikon feminim dalam dirinya.
Kira-kira, bagaimana perjalanan Joon-wo dan Yoo-bin dalam mencari tempat yang aman? Teman-teman tentu bisa menemukan jawabannya di film berjudul #Alive ini. Sekadar informasi, film yang rilis pada tahun 2020 ini dipenuhi dengan adegan kekerasan dan juga “berdarah-darah” khas film zombie. Jadi, bagi yang tidak kuat dengan kekerasan atau darah, tidak disarankan untuk menonton film ini ya!
Baca Juga
-
Perpindahan Venue Sepak Bola dan Bertambahnya Ancaman Garuda Muda di SEA Games 2025
-
SEA Games 2025: Timnas Kamboja Mundur, Jalan Indonesia Pertahankan Emas Makin Terbuka Lebar
-
Absen di SEA Games 2025, Siapa yang Layak Gantikan Posisi Arkhan Fikri di Lini Tengah Garuda Muda?
-
Arkhan Fikri Dicoret, Harapan Kolaborasikan Trio Gelandang Maut di SEA Games Urung Terlaksana
-
Kualifikasi Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia Ditinggal Tim-Tim Tetangganya di ASEAN
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film Legenda Kelam Malin Kundang: Menarik di Awal, Kendor di Akhir
-
Review Film Legenda Kelam Malin Kundang: Trauma Warisan yang Mencekam!
-
Ulasan Novel Back to You: Kisah CLBK yang Mengaduk Emosi
-
5 Rekomendasi Novel Slice of Life yang Penuh dengan Nilai-Nilai Kehidupan
-
Belajar Self-Love dari Buku Korea 'Aku Nggak Baper, Kamu Yang Lebay'
Terkini
-
5 Ide OOTD Kasual ala Shin Min Ah, Nyaman Dipakai untuk Aktivitas Harian
-
Mengenal YOASOBI Lewat 5 Lagu Paling Populer Mereka
-
Ketika Pendidikan Kehilangan Hatinya: Sebuah Refleksi Kritis
-
Akui Sudah Menikah Siri, Inara Rusli Merasa Kena Scam oleh Insanul Fahmi?
-
Final Syed Modi International 2025: Indonesia Punya Wakil, Peluang Gelar?