Marenda Darwis dalam buku Rahasia Kecanduan Sholat terbitan Mata Hati 2013 mengurai tema salat dengan sangat gamblang dan terbilang komplit. Buku dengan tebal 96 halaman ini dimulai dengan pembahasan pentingnya shalat, 'mengapa harus shalat?', lalu dilanjutkan tentang tata cara salat agar terasa lebih lezat, nikmat dan khusyu’, serta penjelasan salat sebagaimana salatnya Rasulullah.
Dengan bahasa kekinian, buku ini hadir sangat cocok bagi kawula muda yang ingin hijrah dari maksiat ke taat. Sangat pas jika dibaca kaum muda yang ingin lebih jauh mempelajari shalat dan merindukan shalat khusyu’. Sajian bahasanya mudah dimengerti, ringan dan tak perlu mengerutkan kening.
Dalam menanggapi pertanyaan “Mengapa harus shalat?” Marenda Darwis menjawab, “Sebab kita manusia.” Tentu kalau bukan manusia, kita tidak akan diperintah untuk salat. Lalu apa korelasi antara kita selaku manusia dengan ibadah yang bernama salat? Allah berfirman dalam surah Adz-Dzariyat ayat 56, yang artinya, “Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
Sudah jelas bahwa tujuan Allah menciptakan kita, manusia dan makhluk jin hanya untuk beribadah kepada-Nya. Dan dari sekian banyak bentuk ibadah, salah satunya yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya adalah salat.
Kenapa manusia harus salat? Sebab manusia mendapat ‘mandat’ untuk mengatur dan memakmurkan bumi. Agar dalam mengatur bumi dan seisinya berlangsung tenang, damai, tenteram dan penuh kasih sayang. Jadi, salah satu bekal untuk memakmurkan bumi ialah shalat.
Argumen selanjutnya mengapa kita kudu shalat? Because life is short. Karena hidup ini pendek. Bahkan sangatlah pendek. Sudah begitu, kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Apakah 25 tahun lagi, 5 tahun lagi, setahun lagi, lusa, atau besok? Kita tidak tahu.
Hanya Allah Dzat Yang Maha Mengetahui atas segalanya. Yang jelas, mati itu pasti. Namun, cara mati itu yang berbeda dan kita tinggal pilih. Ingin mati saat jauh dari Allah, ketika berbuat maksiat, atau saat dekat, yaitu ketika sedang beribadah? Pilihan ada di tangan kita. Jika kita ingin mati dalam keadaan beribadah kepada-Nya, makanya jangan lupa shalat, sebab hidup ini singkat.
Sedangkan untuk pembahasan selanjutnya, bagaimana tatacara salat khusyu’ serta bagaimana pula shalat sebagaimana salatnya Rasulullah? Jika penasaran, carilah buku ini. Bilamana sudah dapat, pelajari dan praktikkan segera. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Maya: Menyibak Ilusi, Menyelami Luka Sejarah dan Cinta yang Tak Pernah Usai
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Kentut Kosmopolitan: Catatan Nakal tentang Jakarta ala Seno Gumira Ajidarma
-
iQOO 16: Monster Performa dengan Kamera Periskop 50MP dan Chip 2nm Terbaru
-
Honor Win Turbo, HP Gaming Baru dengan Tenaga dan Baterai Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mengeksplorasi Tradisi dan Budaya Kota Xinjiang Lewat Drama Bloom Life
-
Tertinggal di Usia Dewasa: Kecemasan Sunyi dalam We Are All Trying Here
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Merasa Kosong di Tengah Keramaian: Membaca Rasa Sepi di The Great Gatsby
Terkini
-
Easy to Copy! 4 Ide OOTD ala James CORTIS dari Basic sampai Sporty Casual
-
Buat Kaget! Film Hello Kitty Mulai Digarap Sutradara Ultraman: Rising
-
Perempuan dan Pentingnya Budaya Literasi: Bekal Melek di Era Digital!
-
4 Sunscreen Zinc PCA untuk Kulit Berminyak, Bantu Wajah Matte Bebas Kilap!
-
Mebius Dust Rilis Preview Episode 1 hingga Lagu Pembuka Jelang Tayang Juli