Menulis adalah sesuatu yang gampang-gampang sulit. Sulit ketika kita sama sekali belum pernah menulis dan gampang ketika kita memang sudah terbiasa menulis. Jika diibaratkan, menulis itu seperti berenang. Jika kita hanya mempelajari teori saja tanpa pernah berani menceburkan diri ke kolam renang, maka sampai kapan pun kita tidak akan pernah bisa berenang.
Menulis juga begitu, jika kita hanya mempelajari teori-teori menulis tanpa memiliki keberanian untuk mencoba menggoreskan pena maka, yang terjadi kita tidak akan pernah pandai dalam menulis. Poin inilah yang ingin ditekankan oleh A.S. Laksana dalam bukunya yang berjudul Creative Writing.
Pada bab awal, Laksana menekankan bahwa menulis adalah masalah action. Bab itu sendiri berjudul Anda Hanya Perlu Action. Itu Saja! dari bagian judul saja A.S. Laksana secara gamblang mengatakan bahwa tanpa praktik, maka teori kepenulisan tidak penting sama sekali.
Dia juga menjelaskan dalam bab tersebut bahwa jika kita ingin menjadi penulis, maka menulislah. Dan sebagai penulis pemula kita tidak perlu takut salah. Seorang penulis yang sekarang besar dengan karya-karya yang terkenal pasti memulai dari penulis pemula yang banyak salah. Tidak mungkin begitu lahir bisa langsung mahir menulis.
A.S. Laksana menekankan pentingnya proses. Jadi bagaimana kita bisa berproses jika kita tidak pernah memulai sesuatu?
Pada bab selanjutnya A.S. Laksana kembali menegaskan bahwa penulis pemula jangan takut untuk salah. Bahkan dia justru menyarankan agar penulis pemula menulislah dengan buruk dulu. Karena menghasilkan tulisan yang buruk itu lebih baik daripada tidak menghasilkan sama sekali.
Selain itu, buku ini menyajikan berbagai beberapa bab lain mengenai teknik kepenulisan. Mulai dari membuat alur cerita, membuat karakter, membuat plot, membuat dialog, dan banyak lagi yang lainnya. Penjelasan dalam buku ini mudah dimengerti. Jadi kalian yang masih awam tidak perlu khawatir akan kesulitan untuk mengerti isi dari buku ini.
Buku ini akan memotivasi kita untuk mulai menulis meskipun kita tidak memiliki ilmu sama sekali dalam kepenulisan. Maka dari itu, buku ini sangat penting untuk dibaca bagi para penulis pemula. Jadi selamat membaca dan langsung praktik menulis.
Baca Juga
-
Ulasan Buku Gie dan Surat-Surat yang Tersembunyi
-
Ulasan Buku Guns, Germs, & Steel, Mencari Tahu Faktor Bangsa yang Maju
-
Ulasan Buku Sejarah Australia, Berdirinya Negara Melalui Commonwealth Of Australia.
-
Ulasan Buku Memburu Muhammad, Memetik Hikmah dari Kisah-kisah Islami
-
Ulasan Buku Serdadu Afrika di Hindia Belanda 1831-1945
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
Ulasan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
First Impression Series 'Leap Day': Saat Ulang Tahun Jadi Kutukan Mematikan
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
Terkini
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak