Sirih merah termasuk ke dalam jenis tanaman hias yang tak hanya menarik dijadikan sebagai pajangan yang akan semakin memperindah ruangan dan halaman rumah. Namun, siri merah juga memiliki khasiat atau manfaat yang bagus untuk kesehatan manusia. Menariknya, tanaman hias ini dapat Anda temukan dengan mudah dengan harga yang sangat terjangkau.
Dalam buku berjudul "Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan" Yusef N. Jatmika menguraikan khasiat dan manfaat tanaman sirih merah tersebut. Jadi, perihal khasiat dari daun sirih sudah banyak dikenal dan telah teruji secara klinis. Dari hasil beberapa penelitian, dikatakan bahwa tumbuhan ini mengandung arecoline. Suatu zat yang bermanfaat guna merangsang daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.
Daun sirih merah mengandung zat eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur candida albicans, dan bersifat analgesik (meredakan rasa nyeri). Selain itu, kandungan tanin yang terdapat di daunnya juga bermanfaat untuk mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare (Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan, halaman 102).
Khasiat daun sirih lainnya yang dipaparkan dalam buku "Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan" yakni sebagai obat jerawat. Dengan sifat antiseptiknya, daun sirih dapat digunakan untuk menyembuhkan jerawat pada muka dan luka luar. Hal ini bisa terjadi karena zat styptic yang terdapat pada sirih merah mampu menghentikan terjadinya pendarahan pada luka.
Khasiat daun sirih lainnya yakni sebagai obat batuk. Karena memiliki kandungan zat yang sangat lengkap, tanaman sirih merah mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah batuk. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminum air hasil dari rebusan daun sirih secara rutin (Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan, halaman 104).
Demikian penjelasan singkat tentang khasiat daun sirih merah dalam buku “Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan” (2013) yang disusun oleh Yusef N. Jatmiko. Semoga bermanfaat.
***
Baca Juga
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
Artikel Terkait
-
Gegara Tes Covid-19 Naik jadi 500 Ribu per Hari, Menkes: Laboratorium Kesulitan Masukan Data ke PeduliLindungi
-
Mau Liburan? Cek Syarat Perjalanan ke Luar Negeri Terbaru Februari 2022 Setelah Omicron Merebak
-
Karena Omicron, Covid-19 di Balikpapan Mengkhawatirkan, Hotel di Kota Minyak Dipersilahkan Buka Layanan Isolasi
Ulasan
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?
Terkini
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi
-
Menjaga Tradisi, Menggerakkan Desa: Perjalanan Kang Edai di Kemiren