Setiap orangtua tentu mendambakan kelak bisa memiliki keturunan yang cerdas, pintar, atau jenius. Perlu dipahami bahwa bila ingin memiliki keturunan tak hanya jenius tapi juga salih atau salihah yang kelak berbakti kepada kedua orangtuanya, maka orangtua harus berusaha mengupayakannya sedini mungkin.
Sejak ia mulai berhubungan badan dengan pasangan sahnya. Misalnya, mengamalkan doa sebelum berhubungan, melakukan kegiatan positif saat istri hamil, berusaha mencari rezeki yang halal agar apa yang masuk ke dalam perut istri bisa memberikan keberkahan, dan seterusnya.
Memperbanyak membaca Al-Qur’an selama masa kehamilan juga bagus dilakukan. Surat al-Insyirah adalah satu surat yang memiliki keutamaan ketika membacanya. Mugi Rizkiana Halalia dalam buku berjudul Menyiapkan Anak Jenius Sejak dalam Kandungan (Diva Press, 2015) menjelaskan, bagi ibu hamil yang menghendaki anaknya selamat dan tumbuh sebagai anak cerdas dan shalih atau shalilah, dapat mengamalkan (membaca) surat al-Insyirah sebanyak-banyaknya di waktu kapan saja dengan mengelus-elus perutnya. Hal ini sebagai upaya transfer energi positif yang dimiliki oleh surat al-Insyirah .
Energi positif tersebut terdapat sejak awal ayat hingga akhir ayat. Awal ayat misalnya dapat memberikan rasa tenang dan sifat lapang dada atau berjiwa besar bagi pembacanya. Walaupun ayat ini ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Namun, secara tidak langsung juga berlaku bagi umatnya, yakni umat Islam (Menyiapkan Anak Jenius Sejak dalam Kandungan, halaman 173).
Selanjutnya Surat Thaahaa, juga bagus diamalkan oleh ibu hamil. Membaca surat ini merupakan ibadah yang sangat besar pahalanya bagi setiap muslim, tidak terkecuali bagi ibu yang sedang hamil. Adapun ayat yang dianjurkan dibaca oleh ibu hamil sebagai doa bagi janin adalah ayat yang ke-111. Bacalah ayat tersebut setidaknya sekali setiap hari, mudah-mudahan dapat membawa kebaikan bagi janin (Menyiapkan Anak Jenius Sejak dalam Kandungan, halaman 75-77).
Harapan saya, semoga terbitnya buku berjudul Menyiapkan Anak Jenius Sejak dalam Kandungan yang disusun oleh Mugi Rizkiana Halalia ini dapat membantu para ibu hamil untuk mendapatkan keturunan yang cerdas dan shalih atau shalihah.
Baca Juga
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film Batwara 1947: Kisah Haru di Balik Perpecahan Dua Bangsa Besar
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan
-
The Chosen in the Wild with Bear Grylls: Refleksi Kehidupan di Alam Bebas
-
The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi
Terkini
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Sold Out dalam 35 Detik, Toleranshoes Aerostreet Satukan Enam Tokoh Agama
-
Rilis September, Minho SHINee Umumkan Comeback Album Solo 'Make It Hot'