Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya. Misalnya laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa.
Berbicara mengenai pengelolaan laboratorium, salah satu hal yang tidak bisa diremehkan adalah tata ruang laboratorium. Ada beberapa hal pokok yang harus diperhatikan ketika Anda menata ruang laboratorium. Misalnya, tidak terletak searah dengan arah angin, jarak terhadap sumber air (ruang laboratorium harus diusahakan dekat dengan sumber air), saluran pembuangan, jarak dengan gedung lain, mudah dikontrol, dan lain-lain (Tips Mengelola Laboratorium Sekolah, halaman 31-35).
Disiplin yang tinggi sangat diperlukan dalam pengelolaan laboratorium. Efektivitas pengelolaan laboratorium bergantung pada adanya penerapan disiplin bagi para pengelola laboratorium, dan juga bagi para peserta kegiatan laboratorium. Artinya, di dalam laboratorium harus ada disiplin yang mengikat bagi seluruh individu yang terlibat dalam segala kegiatan laboratorium, baik dari kalangan peserta, pembimbing, teknisi, maupun para pengelola laboratorium. Para pengelola laboratorium harus menanamkan kebiasaan berdisiplin pada diri mereka sendiri dan juga pada para peserta kegiatan laboratorium (Tips Mengelola Laboratorium Sekolah, halaman 94).
Dalam buku Tips Mengelola Laboratorium Sekolah juga diuraikan tentang peraturan umum dalam pengelolaan laboratorium. Jadi, keberhasilan pengelolaan laboratorium juga bergantung pada adanya peraturan yang bersifat umum. Peraturan umum dirancang dari hal-hal yang sangat sederhana dan juga menyangkut hal-hal yang cukup serius dalam kegiatan laboratorium. Peraturan umum tersebut misalnya:
Pertama, para peserta kegiatan laboratorium dilarang makan dan minum pada saat mengikuti kegiatan di laboratorium. Kedua, para peserta kegiatan laboratorium dilarang merokok karena merokok dapat memberikan dampak negatif seperti: asap rokok dapat mengganggu konsentrasi para peserta —selain berdampak buruk pada kesehatan. Asap rokok dan nyala api rokok akan dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya pada laboratorium kimia.
Kehadiran buku Tips Mengelola Laboratorium Sekolah karya Richard Decaprio ini patut diapresiasi dan bisa menjadi sumbangsih yang bermanfaat bagi mereka yang berkecimpung di dunia laboratorium. Selamat membaca.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas
-
Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional
-
Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol
-
Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda
-
Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam
Terkini
-
Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali
-
4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap
-
Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR
-
Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi
-
5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS