Hubungan antara ayah dan anak seharusnya menjadi sebuah hubungan yang penuh dengan kehangatan. Selain karena merupakan hubungan yang berdasarkan genetik, hubungan emosional antara ayah dan anak sudah pasti terjalin erat karena banyaknya waktu yang mereka habiskan bersama atau pengorbanan-pengorbanan yang saling dilakukan oleh keduanya. Namun, tidak demikian halnya dengan film Daddy You, Daughter Me ini. Hubungan antara ayah dan anak yang disajikan dalam film ini benar-benar tidak mencerminkan kehangatan keluarga, dan justru malah seperti air dan minyak yang tak bisa menyatu.
Won Do Yeon (diperankan oleh Jung So Min) adalah seorang gadis remaja yang kini mengenyam Pendidikan di sekolah menengah. Dalam kesehariannya, Do Yeon tidak memiliki hubungan yang baik dengan sang ayah (diperankan oleh Yoon Je Moon). Alasannya pun terkesan sepele, karena sang ayah terus-terusan mengomel dan menyuruh Do Yeon untuk belajar. Sementara dalam pemikiran Do Yeon, dengan terus-terusan belajar, masa mudanya bisa saja segera berlalu, padahal dirinya belum sekalipun kencan dengan seorang pria.
Sementara sang ayah, Won Sang Tae (diperankan oleh Yoon Je Moon), sejatinya adalah seorang ayah yang selalu bekerja keras. Namun sayangnya, sekeras apapun dirinya bekerja, Sang Tae yang telah bertahun-tahun bekerja sebagai kepala seksi tak penah mendapatkan promosi dari perusahaannya. Sebuah hal yang membuatnya sedikit kecewa, namun tetap tak mempengaruhi kinerjanya di perusahaan. Hingga suatu ketika, kesempatan untuk mendapatkan promosi semakin dekat, namun sebelum semua itu terjadi, sebuah hal besar terjadi.
Suatu malam, Do Yeon dan Sang Tae beradu argument seperti biasa. Do Yeon merasa sebal dengan sang ayah, sementara sang ayah pun merasa Do Yeon adalah putri yang sulit diatur. Sehingga masing-masing dari mereka kecewa karena merasa jerih payah yang dilakukan tak dihargai satu sama lain. Hingga terucap sebuah kalimat yang pada akhirnya menjadi kenyataan, yakni bertukar tubuh dan jiwa! Dan akhirnya, semua pun terkabul. Pasca mengalami kecelakaan, keduanya terbangun dalam kondisi sudah tertukar jiwanya. Jiwa sang ayah berada di tubuh Do Yeon, sementara jiwa Do Yeon kini menempati tubuh sang ayah.
Keduanya pun bertukar peran dan menjalankan aktifitas masing-masing. Do Yeon yang masih bersekolah harus menanggung beratnya beban kerja sang ayah di perusahaan, sementara Sang Tae harus merasakan betapa beratnya menjadi seorang pelajar kembali. Hingga akhirnya, mereka berdua sadar bahwa praduga mereka selama ini salah. Tapi, kok bisa sadar ya? Kira-kira apa yang mereka lakukan sampai akhirnya sadar? Dari ulasan pendek ini saja sudah terlihat kelucuan dan keseruan ceritanya kan? Ayuk, segera ke layanan streaming kesayangan teman-teman untuk menonton film ini!
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
Terkini
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
Earphone Kabel Kembali Digemari Anak Muda, Nostalgia atau Kesadaran?
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap