Islam mengajarkan kita untuk bersikap sopan dan ramah terhadap sesama. Bicara tentang keramahan tentu tak terlepas dari raut muka yang berseri dan berhiaskan senyuman. Ini artinya, tersenyum, dalam ajaran Islam, termasuk bagian dari ibadah yang mestinya menjadi amalan kita sehari-hari.
Contoh kecil, saat berpapasan atau bertemu dengan kerabat, tetangga, atau teman, tampakkanlah wajah yang ramah dan berhiaskan senyuman. Wajah yang ramah akan menular atau menyebarkan efek positif kepada orang lain. Ketika kita bersikap ramah kepada orang, biasanya orang tersebut pun akan membalas dengan keramahan.
Ada sebuah kisah menarik dalam novel genre anak dengan mengambil setting Korea berjudul Teman Baru Jung Yun, karya Ungu Lianza terbitan Indiva Media Kreasi (2016). Novel ini bercerita tentang Jung Yun dan Zaim, dua orang sahabat yang menimba ilmu di sebuah sekolah yang sama, yakni Sekolah Dasar Internasional Korea.
Dikisahkan, Zaim yang masih keturunan orang Indonesia, adalah murid baru di sekolah tersebut. Di mata teman-temannya, Zaim dianggap aneh. Mungkin karena wajahnya tampak begitu ramah dan selalu berhiaskan senyuman. Bahkan ia tak pernah tampak marah atau merasa kesal dengan perlakuan temannya.
Awalnya, Jung Yun juga tidak menyukai Zaim yang perilakunya ia anggap aneh itu. Namun, lambat-laun ia mulai merasa nyaman berteman dengan Zaim. Semua bermula ketika Jung Yun bertemu dengan Zaim secara tak sengaja di sebuah tempat wisata.
Jadi ceritanya, saat weekend tiba, Jung Yun bersama keluarganya berencana piknik ke Yeouido Park. Tak dinyana, saat berada di sana, Jung Yun bertemu dengan Zaim dan kedua orangtuanya. Ternyata ayahnya Jung Yun teman ayahnya Zaim selama di Indonesia. Jadi, ketika ayahnya Jung Yun dinas di Indonesia, keluarga Zaimlah yang sudah banyak membantu ayahnya Jung Yun.
Singkat cerita, Jung Yun pun mulai akrab dan mengenal lebih dekat tentang sosok Zaim. Ternyata Zaim itu orangnya baik, ramah, sopan, dan tak gampang marah. Dari Zaim pula ia jadi tahu bahwa senyum itu ibadah dan termasuk bagian dari sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.
Novel berjudul Teman Baru Jung Yun cocok dijadikan salah satu bacaan untuk anak. Karena di dalamnya memuat pesan tentang persahabatan dan juga pendidikan karakter bagi anak-anak. Semoga ulasan ini bermanfaat.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Masjid Cikoneng Menes, Tempat Bersejarah Penyebaran Agama Islam di Pandeglang Banten
-
Dukung Demo Mahasiswa, PA 212: Memang Rezim Ini Sudah Sangat Zalim dan Gagal
-
Ulasan Novel Pingkan: Menyelami Kehidupan Mahasiswa Indonesia di Australia
-
Hilang 20 Tahun, Buku Catatan Charles Darwin Tree of Life Tiba-tiba Ditemukan Tergeletak di depan Pintu Perpustakaan
Ulasan
-
Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan
-
Runtuhnya Kejayaan Maritim Nusantara di Novel Arus Balik
-
Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa
-
Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi
-
Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor
Terkini
-
Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya
-
Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?
-
Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026
-
Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya
-
Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With