Kekebalan tubuh merupakan hal yang sangat penting bagi manusia, agar dapat terhindar dari berbagai virus penyakit. Aep Syaiful Hamidin dalam buku berjudul Buku Lengkap Imunisasi Alami untuk Anak (Saufa, 2014) menguraikan bahwa membangun kekebalan tubuh tentu memerlukan upaya dan pengetahuan yang memadai. Tidaklah cukup bagi kita jika hanya mengandalkan kemampuan tubuh memperoleh kekebalan secara apa adanya, tanpa upaya meningkatkannya.
Imunisasi hanyalah salah satu cara memberi kekebalan terhadap penyakit-penyakit tertentu. Kita tahu bahwa setiap saat, tubuh terancam oleh berbagai macam jenis bibit penyakit. Oleh karena itu, dukungan terhadap peningkatan sistem kekebalan tubuh tentu sangat diperlukan jika ingin tubuh tetap sehat dan bugar (Buku Lengkap Imunisasi Alami untuk Anak, halaman 50).
Kehidupan awal seorang anak merupakan masa paling rentan terhadap berbagai virus dan penyakit. Pada masa ini, anak belum memiliki kekebalan tubuh sendiri. Maka dari itu, sejak dini anak perlu mendapatkan kekebalan tubuh melalui pemberian vaksin atau imunisasi untuk menghindarkannya dari penyakit yang mungkin dapat mengakibatkan cacat, bahkan kematian (Buku Lengkap Imunisasi Alami untuk Anak, halaman 57).
Selain imunisasi, sebenarnya, seorang anak (yang masih bayi) bisa mendapatkan kekebalan tubuhnya secara alami. Salah satunya kekebalan yang bisa didapatkan dari ibunya. Yakni melalui ASI atau Air Susu Ibu.
ASI mengandung mineral yang lengkap. Walaupun kadarnya relatif rendah, tetapi cukup untuk bayi sampai umur enam bulan. Zat besi dan kalsium di dalam ASI merupakan mineral yang sangat stabil dan jumlahnya tidak dipengaruhi oleh diet ibu.
Garam organik di dalam ASI yang paling utama adalah kalsium dan kalium. Sementara itu, kadar Cu, Fe, dan Mn yang merupakan bahan pembuat darah, relatif sedikit. Sedangkan, Ca dan P yang merupakan bahan pembentuk tulang, mempunyai kadar cukup di dalam ASI (Buku Lengkap Imunisasi Alami untuk Anak, halaman 75).
Melalui buku berjudul Buku Lengkap Imunisasi Alami untuk Anak, para orangtua, khususnya ibu, akan memperoleh wawasan tentang seputar kekebalan tubuh yang berguna bagi pertumbuhan anak-anaknya.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Ngeri! Ilmuwan Waspadai Gelombang Baru Covid-19 dari Subvarian Omicron
-
Pemanasan Global Tingkatkan Potensi Menularnya 4.000 Jenis Virus dari Hewan ke Manusia
-
Kesulitan Tidur Bisa Jadi Pertanda Long Covid-19, Ini Kata Ahli
-
Ilmuwan Selalu Mengawasi Perkembangan 3 Jenis Virus Zoonosis Ini, Apa Saja?
-
Janji Tak Akan Tiru, Taiwan Sebut Lockdown Covid-19 di China 'Kejam'
Ulasan
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
Terkini
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Nobar Piala Dunia 2026 di Rumah? Ini 5 Proyektor Mini Canggih di Bawah Rp1 Juta!
-
Saat Homer Bertemu Nolan: Alasan 'The Odyssey' Wajib Jadi Film yang Kamu Tunggu di 2026.
-
Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap