Sawo termasuk buah yang mungkin tidak terlalu digemari oleh mayoritas orang. Mungkin, buah ini tidak termasuk ke dalam daftar buah-buahan favorit seperti jeruk, apel, durian, dan lain sebagainya.
Buah sawo memang musiman dan bisa dibilang keberadaannya langka. Tak semua pedagang buah-buahan menjual buah berkulit kecokelatan dan kasar ini. Ya, buah sawo memang memiliki kulit yang cukup kasar sebelum dibersihkan dan dijual di pasaran.
Kebetulan saya memiliki pohon sawo di rumah. Dulu, seingat saya, almarhum Bapak saya yang menanam pohon tersebut. Kini pohon sawo itu sering berbuah lebat dan kerap saya petik untuk dimakan sendiri maupun untuk diberikan kepada saudara atau bahkan teman.
Jadi, proses hingga buah sawo menjadi berkulit mulus dan matang itu cukup melelahkan. Jadi, ketika sawo sudah tampak besar (kira-kira sebesar telur ayam, bahkan ada yang lebih besar lagi) dan ditandai dengan sawo yang berjatuhan dimakan kelelawar, itu artinya sawo sudah siap untuk dipetik. Saat memetiknya pun harus hati-hati, jangan sampai jatuh ke tanah. Sebab sawo yang jatuh biasanya ada bagian yang pecah dan kalau nanti matang tak enak dimakan. Dengan kata lain, sawo yang jatuh saat dipetik sudah tidak bisa dikonsumi dan biasanya dibuang.
Setelah sawo dipetik, maka akan mengeluarkan getah berwarna putih. Tunggu sampai getah tersebut habis. Baru kemudian kulitnya yang kasar tersebut digosok dengan menggunakan sikat, sabut kelapa, atau sejenisnya, agar kulitnya tampak mulus.
Jangan lupa, sebelum sawo digosok, basuh dulu dengan air (tujuannya untuk melancarkan proses penggosokan). Setelah kulitnya bersih dan tidak kasar, cuci sawo tersebut lalu keringkan. Baru setelah itu disimpan di dalam tas kresek, atau di tempat yang tertutup. Sekitar 3 hingga 4 hari, biasanya sawo sudah matang dan siap dimakan. Itulah sederet proses yang ternyata cukup melelahkan saat mengunduh buah sawo.
Buah sawo ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Berdasarkan penjelasan yang saya peroleh di media alodokter.com ada banyak manfaat sawo bagi kesehatan tubuh di balik cita rasanya yang manis, seperti menurunkan kadar gula darah dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Bahkan, sawo juga bermanfaat untuk mencegah kanker, melawan radikal bebas, dan menjaga kesehatan jantung.
Nah, bagi kalian yang belum pernah mencicipi manisnya buah sawo sekaligus ingin mereguk manfaatnya, silakan Anda cari di pasar atau kios buah terdekat. Semoga tulisan singkat dan sederhana ini bermanfaat.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
3 Cara Mengecek Gambar Palsu, Hati-hati Penipuan!
-
Tata Cara Puasa Arafah serta Waktu untuk Mengerjakannya
-
Selain Rajin Membaca, Ini 7 Cara untuk Membuatmu Semakin Pintar!
-
3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu
-
Bupati Lombok Tengah Keluarkan Surat Imbauan Sholat Idul Ada 10 Juli 2022 dengan Protokol Kesehatan
Ulasan
-
Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!
-
Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik
-
Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?
-
Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris
-
Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas
Terkini
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome
-
Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!
-
Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?
-
Penari Lengger Tanpa Sampur