Kokeshi merupakan boneka kayu khas Jepang yang termasuk sebagai salah satu kebudayaan yang sudah lama ada. Boneka kayu berwujud cantik ini dibuat secara tradisional dan diperuntukkan bagi anak-anak. Pada akhir periode Edo, Kokeshi dijual sebagai suvenir bagi pengunjung yang datang ke onsen di wilayah Tohoko.
Seiring waktu, boneka kayu ini menjadi populer di seluruh dunia dan diburu oleh para kolektor dan pecinta kebudayaan Jepang. Nah, dilansir dari situs Thejapanshop, ini dia hal yang perlu kamu ketahui tentang Kokeshi.
Apa Itu Kokeshi?
Kokeshi adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat batang kayu dan kepala besar dengan beberapa garis tipis yang dicat sebagai detailnya. Desain Kokeshi kemudian menjadi rumit dan beragam, sehingga menghasilkan boneka yang lebih menarik seperti saat ini.
Kayu yang digunakan untuk membuat Kokeshi biasanya adalah kayu mizuki atau pohon ceri. Batang kayu dipotong-potong dan bagian ujungnya dipotong kasar dan dibulatkan. Setiap bagian dibentuk dengan bidang yang menyerupai bagian tubuh. Setelah bagian tubuhnya rampung, boneka dicat sesuai dengan warna-warna yang diinginkan. Agar lebih cantik, permukaan cat dilapisi wax dan dipoles sampai mengkilap.
Punya Makna Spiritual
Kokeshi bukan hanya benda dekoratif semata. Boneka satu ini mempunyai makna spiritual yang kebanyakan penafsirannya dipusatkan pada anak-anak. Ada kepercayaan bahwa Kokeshi dapat mewujudkan keinginan memiliki anak yang sehat. Lalu, ada pula kepercayaan bahwa anak-anak dekat dengan roh gunung.
Selain itu, ada pula kepercayaan bahwa Kokeshi merupakan hadiah tanda persahabatan yang punya pesan mendalam. Nah, menariknya setiap bulan September selalu diadakan Festival Boneka Kokeshi di Naruko. Di dalam festival itu, Kokeshi diletakan di atas tumpukan kayu, lalu dibakar. Inilah momen yang paling mengharukan dari festival Boneka Kokeshi.
Kokeshi di Masa Modern
Seperti yang dijelaskan di atas, di masa sekarang Kokeshi dibuat lebih beragam dan mempunyai bentuk yang lebih bulat dibandingkan dengan Kokeshi lama. Selain itu, warnanya lebih bervariasi dan menekankan pada fitur wajah. Selain itu, Kokeshi lebih sering dianggap sebagai benda dekorasi dalam perayaan khusus dan juga benda koleksi kesayangan kolektor. Tapi, ada juga lho Kokeshi yang meniru karakter fiksi tertentu yang difungsikan sebagai suvenir.
Well, itulah mengenai boneka kayu Kokeshi. Selain daruma, karakuri, boneka Hina, Gosho Ningyo, dan lain-lain, Kokeshi termasuk boneka yang populer di Jepang.
Baca Juga
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
Artikel Terkait
Ulasan
-
Sisi Lain Kehidupan Bu Lira dalam Novel 'Kami (Bukan) Fakir Asmara'
-
Ulasan Drama Phantom Lawyer, Ketika Keadilan Terkuak dari Para Arwah
-
Ulasan Novel Periculo, Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat
Terkini
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Riang tapi Berani, IDID Dobrak Batasan dalam Meraih Mimpi di Lagu Fly!
-
Iduladha dan Generasi Muda: Makna Lama yang Masih Relevan di Era Modern
-
Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?
-
Polemik Kurban 1.098 Sapi dari APBN Rp100 Miliar: Uang Presiden atau Rakyat?