Shalat lima waktu merupakan ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia ini. Shalat, tentu bukan sekadar ibadah tanpa makna. Justru ada begitu banyak hikmah dan manfaat di balik gerakan dan bacaan dalam shalat yang dilakukan oleh orang Islam sehari-hari.
Bicara tentang manfaat shalat, saya menemukan keterangan menarik dalam buku ‘Dahsyatnya Gerakan Shalat’ terbitan Quanta (2017). Beberapa bukti menjelaskan tentang manfaat shalat yang telah dibuktikan oleh ilmu pengetahuan. Berikut ini penjelasannya:
Pertama, menyehatkan jantung, dengan menstablikan irama denyut jantung selama shalat. Kedua, mengurangi nyeri pinggang dan memelihara kesehatan tulang belakang. Ketiga, menstabilkan kadar gula dan lemak dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah sehingga dapat mencegah penyakit yang disebabkan gangguan pembuluh darah dan isi darah (PreDiabetes-Diabetes, PreHipertensi-Hipertensi, PreHiperuricemia, Sklerotik Pembuluh Darah, serangan jantung, dan stroke).
Keempat, meningkatkan kekuatan aktivitas otot dasar panggul sehingga bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah pada Disfungsi Ereksi. Kelima, secara psikis menambah ketenangan dan akan meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan proses degeneratif dengan meningkatkan kadar endorfin (hormon baik untuk energi dan perbaikan sistem tubuh) dan Eosinofil (bagian dari sel darah putih, yang berperan dalam kekebalan), penurunan kadar asam urat, penurunan kadar gula, penurunan kadar profil lipid, perbaikan resistensi insulin beserta menurunkan hormon kortisol (hormon yang jika kadarnya melebihi batas normal akan menimbulkan kerusakan/degeneratif).
Keenam, dijauhkan oleh Allah dari kelemahan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kekakuan pembuluh darah, kekakuan sendi-sendi. Meskipun secara medis masih diperlukan penelitian dengan metode yang lebih baik.
Ada empat gerakan pokok di dalam shalat, yaitu qiyam (berdiri tegak), rukuk (membungkukkan tubuh), sujud (meletakkan tujuh rukun sujud di sajadah) dan duduk (di antara dua sujud, tahiyat awal dan tahiyat akhir). Masing-masing gerakan jika dilakukan dengan cara yang benar atau tuma’ninah akan memberikan dampak yang hebat bagi tubuh kita. Subhanallah, Allah tidak menciptakan semuanya sia-sia (halaman 63-64).
Terbitnya buku ‘Dahsyatnya Gerakan Shalat’ karya Prof. Dr. Dr. H.M. Sja’bani, M.Med.Sc., SpPD-KGH, FINASIM ini dapat membantu umat Islam memahami manfaat shalat bagi kesehatan manusia.
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Rangkaian Kisah Penuh Hikmah dalam Buku Berguru pada Saru
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
-
Menjalani Hidup dengan Tenang dalam Buku Hujan Bahagia
Artikel Terkait
-
Daftar 3 Suplemen Vitamin yang Bisa Ganggu Kesehatan Usus, Apa Saja?
-
'You Are What You Eat': Merayakan Hari Kesehatan Dunia dengan Pola Makan Seimbang
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
-
Batal atau Tidak? Ini Hal-hal yang Menyebabkan Batalnya Wudhu
Ulasan
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Buku The Psychological of Money: Perspektif Psikologis dalam Mengelola Uang
-
Cafe Hello Sapa, Kombinasi Sempurna antara Kopi dan Pemandangan Danau Sipin
Terkini
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
Lee Jung-eun Siap Jadi Bibi Kim Ji-won dalam Drama Baru 'Doctor X'
-
Jadi Couple di 'The Haunted Palace', Chemistry Yook Sungjae dan Bona Dipuji