Terus terang, saya membeli buku You Are What You Think You Are What You Believe ini karena tertarik dengan judulnya. Apa benar, sehebat itu pikiran dan kepercayaan kita mempengaruhi hidup?
Ketika sampai pada sub bab 'Kehidupan Anda Tergantung dari Cara Pandang Anda' halaman 66, pertanyaan saya terjawab. Ternyata banyak kejadian baik maupun buruk yang kita alami dalam hidup ini bisa jadi adalah hasil dari pola pikir kita selama ini.
Identitas Buku
Judul: You Are What You Think You Are What You Believe (Hidup Bahagia dengan Berpikir dan Berperasaan Positif)
Penulis: Cahyo Satria Wijaya
Penerbit: Bright Publisher
Jumlah Halaman: 156 Halaman
Cetakan Pertama: September 2018
You Are What You Think You Are What You Believe adalah sebuah buku yang berisi tentang bagaimana sebuah proses berpikir dapat menentukan keberhasilan seseorang.
Ada sebuah kalimat yang menarik bagi saya, yaitu: Warna hidup memang tergantung dari warna kacamata yang kita pakai, halaman 68. Seolah penulis ingin menyampaikan bahwa hidup akan menjadi baik jika kita memandangnya dari sudut yang baik.
Sering kali kita terlalu lemah untuk percaya bahwa kita mampu, bahwa kita kuat. Bahkan, tak jarang kita menangis dalam kesendirian saat menghadapi sebuah ujian yang kita rasa sangat berat untuk dilalui.
Lewat buku ini, penulis menyampaikan, sebenarnya kita punya potensi untuk mengubah masa depan kita dengan mulai berpikir positif karena akan menjadi apa yang kita pikirkan.
Menariknya lagi, dalam buku ini terdapat banyak kalimat-kalimat yang dapat memotivasi diri kita agar terus memelihara pikiran-pikiran positif, dan mengenyahkan pikiran-pikiran negatif yang ada dalam pikiran kita.
Selain itu, juga terdapat potongan-potongan ayat Al-Quran yang relevan dengan materi dari buku ini, sehingga membuat para pembaca semakin yakin bahwa Tuhan akan selalu menolong kita yang mau berpikir dan bertindak positif.
Sayangnya banyak kalimat dalam buku ini yang diulang-ulang yang membuat pembaca merasa jenuh. Meski begitu, buku ini sangat cocok untuk semua kalangan yang sedang butuh motivasi atau juga untuk kamu yang sedang merasa bingung menentukan masa depan.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
5 Kesalahan Logika Berpikir yang Harus Dihindari, Maksimalkan Potensimu!
-
Banyak Anak Muda Pilih Jadi ASN, Moeldoko: Jangan Kejar Jabatan serta Pangkat
-
Ulasan Buku Tidak Ada yang Tidak Bisa, Jatuh Bangun Karmaka Surjaudaja
-
6 Tips Menyelesaikan Apa yang Sudah Kita Mulai, Yuk Terapkan!
-
Manfaat Growth Mindset dalam Hubungan Cinta Kita, Belajar dari Buku Mindset
Ulasan
-
Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau
-
Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar